Jumlah Kecelakaan Lebaran 2026 Turun 7,8 Persen Meski Pemudik Naik 20 Persen
Ringkasan Berita
• Kapolri mengumumkan penurunan 7,8 persen jumlah kecelakaan Lebaran 2026, meskipun jumlah pemudik naik 20,49 persen menjadi 2,9 juta orang.
• Korban jiwa juga turun sebanyak 112 kasus menjadi 265 orang. Hingga saat ini, 87 persen pemudik sudah kembali ke Jakarta.
• Kapolri juga mengimbau untuk tetap hati-hati selama arus balik kedua dengan memanfaatkan fasilitas istirahat yang disediakan.
DATAPOST.ID LAMPUNG – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan bahwa tingkat kecelakaan selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026 mengalami penurunan sebesar 7,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini dicapai meskipun jumlah pemudik meningkat hingga 20,49 persen atau mencapai 2,9 juta orang.
Keterangan tersebut disampaikan Kapolri setelah memantau kondisi arus balik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, pada hari Sabtu (28/3) siang. Menurutnya, pencapaian ini tidak terlepas dari kerja sama antara masyarakat dan seluruh anggota kepolisian yang telah berperan aktif dalam menjaga keamanan dan keselamatan perjalanan.
“Kami berterima kasih kepada masyarakat dan seluruh anggota yang tahun ini bisa menjaga agar angka kecelakaan, khususnya terkait fatalitas, dapat dikurangi,” ujarnya kepada awak media dalam keterangan persnya.
Secara khusus, jumlah kasus kecelakaan yang berujung korban jiwa juga menurun signifikan, yaitu sebanyak 112 kasus dengan total korban jiwa sebanyak 265 orang.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolri mengimbau masyarakat untuk tetap waspada selama masa arus balik kedua. Ia menekankan pentingnya memastikan kondisi fisik yang prima dan kelayakan kendaraan sebelum melanjutkan perjalanan.
“Bagi yang sudah lelah akibat perjalanan jauh, jangan memaksakan diri. Rest area dan buffer zone sudah disiapkan oleh pemerintah, silakan manfaatkan dengan baik agar kondisi kembali pulih sebelum melanjutkan perjalanan,” pesannya.
Hingga pagi hari Sabtu (28/3), data menunjukkan bahwa sebanyak 2,5 juta kendaraan telah kembali ke Jakarta. Sisa pemudik yang belum tiba di tujuan tinggal 13,07 persen atau sekitar 385 ribu kendaraan.
“Secara umum, puncak arus balik sudah kita lewati. Mudah-mudahan kita bisa terus menjaga dan mengelola situasi agar seluruh masyarakat dapat sampai tujuan dengan selamat,” tutupnya. (Red)
Ayo baca berita menarik lainnya dan follow kami di Google News

Tinggalkan Balasan