Teruskan Tradisi Orang Tua, Dirut ALS Peduli Jemaah Haji: Sediakan Makanan Khas Kampung Halaman
DATAPOST.ID | MEDAN – Direktur Utama PT Antar Lintas Sumatera (ALS), H. Chandra Lubis, turun langsung ke lapangan menyambut kepulangan jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 6 asal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) di Asrama Haji Medan, Senin (8/6/2026) pagi.
Kehadiran pimpinan tertinggi perusahaan otobus tertua di Sumatera Utara ini bertujuan memastikan seluruh rangkaian perjalanan jemaah dari kedatangan hingga perjalanan pulang menuju kampung halaman berjalan lancar, aman, dan mendapatkan pelayanan terbaik.
Melayani Tamu Allah dengan Warisan Tradisi & Keikhlasan
Kedatangan H. Chandra Lubis bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata dari tradisi panjang yang telah dirintis orangtua kandungnya yang merupakan pendiri perusahaan, yakni almarhum H. Ali Sati Lubis dan Hj. Chairani Nasution, sejak puluhan tahun silam. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), menjadikan ALS sebagai mitra setia dalam perjalanan suci ini, baik saat keberangkatan maupun kepulangan.
“Terima kasih kepada Kepala Daerah khususnya wilayah Tabagsel yang terus memberikan kepercayaan kepada kami untuk membawa jemaah haji asal daerah ini, baik saat berangkat maupun pulang. Komitmen ALS tidak berubah, kami akan selalu berikan pelayanan terbaik,” ujar Chandra Lubis saat ditemui wartawan di sela sela kedatangan jamaah haji Kloter 6 Debarkasi Medan.
Bagi manajemen ALS, melayani jemaah haji memiliki makna spiritual yang mendalam dan menjadi kebahagiaan tersendiri yang tidak bisa diukur dengan nilai materi. Pihaknya meyakini bahwa keberlangsungan dan eksistensi perusahaan selama puluhan tahun ini tidak lepas dari doa-doa tulus yang dipanjatkan oleh para jemaah yang telah menunaikan rukun Islam kelima.
“Kami yakin, lewat doa-doa terbaik para jemaah haji, perusahaan ini tetap bisa eksis, dijauhkan dari segala musibah, dan terus mampu melayani masyarakat. Ini bukan soal keuntungan semata, tapi keberkahan yang kami cari,” tegasnya.
Sebagai bentuk keistimewaan dan ciri khas pelayanan yang diwariskan dari orang tua, ALS selalu menyiapkan sajian istimewa bagi para jemaah yang baru tiba. Di setiap penyambutan, disediakan nasi kotak berisi masakan khas Mandailing, makanan yang sudah lama tidak dinikmati selama mereka berada di Tanah Suci. Hal ini sengaja dilakukan sebagai bentuk pelepas rindu dan kehangatan menyambut kembalinya mereka ke tanah air tercinta.
“Menyiapkan makanan khas kampung adalah tradisi orang tua kami. Kami teruskan hingga sekarang sebagai pembuka rasa rindu, sekaligus ciri khas kami dalam menyambut kedatangan para haji mabrur dan mabrurah,” ungkap Chandra dengan penuh kebanggaan.
Diketahui, kepercayaan masyarakat terhadap ALS dalam urusan transportasi haji sudah terjalin erat sejak tahun 2002 hingga musim haji 2026 ini. Wilayah pelayanan perusahaan pun terus meluas, tidak hanya mencakup Tabagsel (Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, Padanglawas, Padanglawas Utara, dan Padangsidempuan), namun juga hingga ke wilayah Labuhanbatu, Batubara, dan Kota Medan.
Pada keberangkatan dan kepulangan tahun ini, alokasi armada yang disiapkan cukup besar. Kabupaten Mandailing Natal dan Kota Padangsidempuan masing-masing dilayani oleh 11 unit bus, Tapanuli Selatan sekitar 4 unit, Kabupaten Labuhanbatu 8 unit, Padanglawas Utara 4 unit, serta Kota Medan 2 unit bus.
H. Chandra Lubis kembali menegaskan bahwa pelayanan ini dilakukan dengan rasa tulus dan ikhlas, berlandaskan nilai-nilai warisan pendiri perusahaan. Mulai dari penyambutan di terminal, penyediaan makanan, camilan, hingga air mineral, semuanya telah diatur sedemikian rupa agar jemaah merasa nyaman dan dihargai.
“Semua ini adalah jejak langkah orang tua kami. Saya hanya meneruskan apa yang sudah mereka bangun dan ajarkan: melayani dengan hati, karena yang kami layani adalah tamu Allah yang mulia,” pungkas Chandra Lubis. (A.Lubis)
Dapatkan berita-berita terbaru dan menarik lainnya dengan mengikuti kami di Google News

Tinggalkan Balasan