DATAPOST.ID | MAKKAH – Jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 16 asal Sumatera Utara telah menyelesaikan perpindahan tempat bermukim dari Kota Suci Makkah menuju Madinah Al-Munawwarah.

Keberangkatan dilakukan pada Kamis, 11 Juni 2026 pukul 15.00 waktu Arab Saudi, dan rombongan tiba dengan selamat di tujuan pada pukul 19.00 waktu setempat tanpa kendala berarti.

Sebelumnya, jemaah bermukim di Hotel 605 Abraj Almisk, Sektor 6 Makkah. Sesampainya di Madinah, mereka langsung ditempatkan di Hotel 207 Saja Al-Madinah, Sektor 2, dalam keadaan tertib dan aman.

Jemaah haji kloter 16 KNO tiba di Madinah Masjid Nabawi, cuaca saat ini cukup terik mencapai 42°. Datapost.id/Ist

Demikian disampaikan Ketua Kloter 16 KNO sekaligus Kepala Bagian Tata Usaha Kemenhaj Sumut, Alfian Pinem, kepada datapost.id, Jumat (12/6/2026).

Baca Juga :  SOSOK INSPIRASI. Rahmayani Dengan Tulus Ikhlas Didik Masyarakat Desa Pulau Rakyat Tua Berantas Buta Al Quran

Secara keseluruhan, rombongan berjumlah 355 orang, terdiri dari 349 jemaah dan 6 orang petugas pendamping. Rinciannya: 149 jemaah laki-laki dan 206 jemaah perempuan. Dari segi usia, sebanyak 242 orang berusia di bawah 60 tahun, sedangkan 113 orang berusia 60 tahun ke atas.


“Perpindahan Aman dan Terkendali: Kondisi Jemaah KNO 16 Terpantau Baik di Madinah”


Dari sisi kesehatan, tercatat 216 orang masuk dalam kategori risiko tinggi (risti), dengan rincian:

– Risti Berat: 89 orang
– Risti Sedang: 42 orang
– Risti Ringan: 85 orang

Sebanyak 31 jemaah memerlukan bantuan kursi roda untuk beraktivitas. Selain itu, dua orang dipantau secara khusus, yaitu Suhanti Asrori Suwarno (pasca operasi kanker payudara kiri) dan Razali Zulkarnain (penderita hipertensi dan gagal ginjal stadium IV). Penyakit yang paling banyak diderita, antara lain gangguan kadar lemak darah, tekanan darah tinggi, diabetes melitus, gangguan fungsi jantung, serta obesitas.

Baca Juga :  Prapid Asmah Dikabulkan PN Sergai : Penetapan Asmah Sebagai Tersangka Dinyatakan Gugur Demi Hukum.

Selama perjalanan dan masa pemukiman, tidak ada laporan jemaah yang tertinggal atau meninggal dunia. Tercatat lima orang mengalami mutasi kloter, baik karena alasan kesehatan maupun dikembalikan ke kloter asal masing-masing.

Setelah beristirahat, jemaah sudah mendapatkan jadwal ibadah. Jemaah perempuan telah memperoleh kuota masuk ke Raudhah, sedangkan jemaah laki-laki dijadwalkan mengunjungi tempat tersebut pada pukul 16.00 waktu setempat.

Alfian Pinem mengimbau seluruh jemaah untuk terus menjaga kondisi tubuh. “Perbanyak minum air putih, konsumsi buah-buahan, dan gunakan pelindung diri saat beraktivitas di luar ruangan agar tetap sehat dan dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk,” pesannya. (dtpst01)

Dapatkan berita-berita terbaru dan menarik lainnya dengan mengikuti kami di Google News