DATAPOST.ID | MEDANRasa syukur dan kebahagiaan menyelimuti Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan saat 359 orang yang terdiri dari 353 jemaah dan 6 petugas Kelompok Terbang (Kloter) 08 Debarkasi Medan tiba kembali di tanah air usai menunaikan ibadah haji. Kepulangan mereka disambut secara resmi oleh jajaran penyelenggara haji, pejabat daerah, dan keluarga yang telah menanti dengan haru.

Rombongan mendarat di Bandara Internasional Kualanamu pada Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 16.25 WIB, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Asrama Haji Medan untuk mengikuti prosesi penyambutan resmi yang dimulai pukul 19.05 WIB.

Kloter 08 ini terdiri dari jemaah asal tiga daerah, yaitu 191 orang dari Kabupaten Serdang Bedagai, 160 orang dari Kota Medan, dan 2 orang dari Kabupaten Asahan. Secara keseluruhan rombongan berjumlah 359 orang, dengan rincian 142 laki-laki dan 217 wanita.

Baca Juga :  Kakanwil Kemenag Sumut Tinjau CKG di MAN 2 Labura

Dalam perjalanan ibadah tersebut, tercatat satu jemaah bernama Kasiani Sigito Tarmidi asal Kota Medan wafat di Tanah Suci dan dimakamkan di Makkah. Selain itu terdapat dua jemaah tanazul masuk dan satu jemaah tanazul keluar sesuai ketentuan operasional haji.


“Kemabruran Haji Terbukti Setelah Pulang – Perubahan Perilaku Lebih Penting dari Sekadar Menyelesaikan Ibadah”


Acara penyambutan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Ketua PPIH Debarkasi Medan sekaligus Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Utara Dr. H. Zulkifli Sitorus, M.A., Anggota DPRD Sumut Sugiatik, Sekretaris PPIH Embarkasi/Debarkasi Medan Dr. H. Torang Rambe, M.Ag., serta sejumlah kepala dinas dan pejabat terkait dari daerah asal jemaah.

Baca Juga :  6071 Guru Pendidikan Agama Ikuti PPG Daljab Batch 3 Kemenag RI

Dalam sambutannya, Zulkifli Sitorus menyampaikan selamat datang dan doa agar seluruh amal ibadah diterima Allah SWT. Ia menegaskan bahwa haji yang mabrur tidak hanya ditandai dengan selesainya rangkaian ibadah, melainkan tercermin dari perubahan perilaku setelah kembali ke masyarakat.

“Haji mabrur ditandai dengan meningkatnya kesalehan spiritual dan kesalehan sosial. Setelah pulang, jadilah pribadi yang lebih peduli, bermanfaat, santun, dan mampu menghadirkan kedamaian di keluarga maupun lingkungan sekitar,” pesannya.

Acara dilanjutkan dengan penyematan selempang penghargaan kepada Ketua Kloter Sugianto Nasir Abdullah dan Dokter Kloter Hannana Syaiful sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi selama mendampingi jemaah di Tanah Suci.

Selain pesan spiritual, jemaah juga mendapatkan edukasi kesehatan dari Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Medan. Mereka diimbau untuk memantau kondisi kesehatan selama 21 hari pasca-kepulangan, membatasi kerumunan, menerapkan pola hidup sehat, dan segera memeriksakan diri jika muncul gejala sakit, serta memberitahu petugas kesehatan bahwa mereka baru kembali dari Arab Saudi.

Baca Juga :  Perjalanan Spiritual di Baitullah, Ketika Jemaah Haji Menumpahkan Air Mata di Arafah

Usai rangkaian acara selesai, panitia memproses distribusi bagasi dan pengaturan perjalanan jemaah menuju daerah asal masing-masing. (HMS/***)

Dapatkan berita-berita terbaru dan menarik lainnya dengan mengikuti kami di Google News