DATAPOST.ID | MAKKAHJamaah haji asal Indonesia, khususnya jemaah haji Kloter 16 KNO, telah menyelesaikan rangkaian ibadah Umrah Wajib.

Kini, waktu yang tersisa dimanfaatkan sepenuhnya untuk memperbanyak amalan, mulai dari melaksanakan Umrah Sunnah hingga Umrah Badal bagi yang berniat mewakilkan ibadah untuk orang tua atau kerabat yang telah meninggal dunia.

Ketua Kloter 16 KNO, Alfian Pinem, yang memantau langsung kondisi jamaah di lokasi, Senin (18/5/2026), menyampaikan suasana ibadah di Masjidil Haram terasa semakin khusyuk. Antusiasme jamaah untuk mengikuti shalat berjamaah di berbagai sudut masjid suci pun sangat tinggi.

“Banyak jamaah yang melanjutkan pelaksanaan Umrah Sunnah maupun Umrah Badal. Selain itu, antusiasme untuk shalat berjamaah di Masjidil Haram juga sangat tinggi, suasananya sangat khusyuk,” ungkap Alfian.

Baca Juga :  Wafat Usai Sempurnakan Tawaf Ifadhoh, Jemaah Asal Paluta Nurliana Mara Iman Berpulang di Tanah Suci
Ketua Kloter 16 KNO, Alfian Pinem melaporkan kegiatan di Tanah Suci. Datapost.id/Ist

Meski semangat ibadah sangat besar, lanjutnya, tantangan cuaca menjadi perhatian utama petugas. “Saat ini, suhu udara di Tanah Suci tercatat menembus lebih dari 40 derajat Celcius, sehingga risiko kelelahan dehidrasi, hingga gangguan kesehatan sangat tinggi,” ujarnya

Alfian juga menyampaikan bahwa puncak ibadah haji di Armuzna (Arafah, Muzdhalifah, Mina) tinggal satu minggu lagi. Oleh karenanya, kesehatan jamaah menjadi prioritas utama.

“Kesehatan adalah modal utama agar nanti bisa menjalani seluruh rangkaian ibadah haji dengan sempurna dan lancar. Kami terus mengimbau jamaah agar rajin minum air, istirahat cukup, dan jangan memaksakan diri beraktivitas berlebihan di luar kebutuhan ibadah,” tegasnya.

Survei Lokasi Armuzna Dilakukan 22 Mei

Baca Juga :  Diduga Berangkat Haji Secara Nonprosedural, Imigrasi Medan Gagalkan Keberangkatan 9 Calon Jemaah Haji Gunakan Visa Kerja

Dalam rangka mematangkan persiapan teknis menuju puncak haji, Alfian menjelaskan bahwa tim petugas akan turun langsung melakukan survei kelapangan ke lokasi Armuzna pada tanggal 22 Mei 2026 mendatang. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan lahan, kelayakan fasilitas pendukung, serta kelancaran akses jalan sebelum rombongan jamaah bergerak ke sana.

“Kami akan cek langsung kondisi di lapangan, pastikan fasilitas berfungsi baik dan akses aman, supaya saat jamaah tiba nanti semuanya sudah siap sepenuhnya,” tambahnya.

Hingga laporan ini disampaikan, Alfian memastikan seluruh pelayanan berjalan sangat kondusif dan belum tercatat kendala berarti. Mulai dari layanan transportasi, penyediaan konsumsi, hingga kualitas akomodasi dinilai cukup baik dan mampu memenuhi kebutuhan jamaah.

Baca Juga :  Hingga Kloter 15, Sudah 5.373 Jemaah Haji Sumut Tiba di Tanah Air

“Kondisi aman, nyaman, dan tertib ini diharapkan terus terjaga hingga seluruh rangkaian ibadah haji selesai dilaksanakan dengan lancar dan mabrur,” pungkasnya. (Lubis)

Dapatkan berita-berita terbaru dan menarik lainnya dengan mengikuti kami di Google News