DATAPOST.ID LANGKAT — Posko Bencana Banjir MTsN 1 Langkat kembali menjadi tempat pengungsian bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat.

Selain menyediakan tempat tinggal sementara, dapur umum, layanan kesehatan, dan fasilitas pendidikan darurat, MTsN 1 Langkat juga memfasilitasi kegiatan trauma healing bagi para pengungsi sebagai upaya pemulihan psikologis pascabencana, Rabu (17/12/2025).

Kegiatan trauma healing dilaksanakan oleh Korem 022/Pantai Timur dengan melibatkan personel TNI yang berpengalaman dalam pendampingan korban bencana.

Kegiatan ini diikuti oleh para pengungsi yang menempati Posko MTsN 1 Langkat, tidak hanya anak-anak, tetapi juga orang dewasa yang mengalami tekanan psikologis akibat bencana banjir yang berkepanjangan.

Suasana hangat dan penuh kebersamaan tampak jelas selama kegiatan berlangsung. Beragam aktivitas seperti permainan edukatif, komunikasi interaktif, motivasi, hingga sesi relaksasi diberikan kepada para pengungsi.

Baca Juga :  Agar Tidak Tertipu, Kakanwil Kemenagsu Ingatkan Masyarakat Perhatikan Lima Pasti Umrah

Hal ini membuat Posko MTsN 1 Langkat tidak hanya berfungsi sebagai tempat berlindung secara fisik, tetapi juga sebagai ruang pemulihan mental dan emosional bagi para korban banjir.

Kepala MTsN 1 Langkat, Syamsul Bahri, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, trauma healing merupakan kebutuhan mendesak bagi para pengungsi yang telah lama berada dalam situasi tidak menentu.

“Kegiatan trauma healing ini sangat dibutuhkan oleh para pengungsi. MTsN 1 Langkat sejak awal berkomitmen bukan hanya menyediakan tempat yang aman, tetapi juga menghadirkan suasana yang menenangkan dan memulihkan semangat para korban banjir”, ujar Syamsul Bahri.

Ia menambahkan, keterlibatan berbagai pihak, termasuk TNI, semakin menguatkan peran MTsN 1 Langkat sebagai madrasah yang hadir dan bermanfaat di tengah masyarakat. “Kami merasa bersyukur MTsN 1 Langkat dipercaya menjadi pusat kegiatan kemanusiaan. Ini adalah wujud nyata bahwa madrasah selalu siap hadir di saat masyarakat membutuhkan”, tambahnya.

Baca Juga :  Kejatisu Diminta Bongkar Dugaan Korupsi di Disdik dan Dinas PMD Sergai

Sementara itu, Danrem 022/Pantai Timur, Kolonel Inf. Sandi Kamidianto, S.I.P., M.I.P., menegaskan bahwa TNI tidak hanya fokus pada penanganan fisik bencana, tetapi juga pemulihan psikologis para korban.

“TNI secara aktif ikut membantu para korban bencana banjir, termasuk melalui kegiatan trauma healing seperti ini. Kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya selamat secara fisik, tetapi juga bangkit kembali secara mental dan emosional”, ungkap Kolonel Sandi Kamidianto.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Posko Banjir MTsN 1 Langkat semakin menunjukkan perannya sebagai pusat pemulihan terpadu bagi masyarakat terdampak bencana. Sinergi antara MTsN 1 Langkat dan TNI menjadi bukti kuat bahwa kolaborasi berbagai elemen mampu menghadirkan harapan dan kekuatan baru bagi para korban banjir. (Nacaki)

Baca Juga :  Kampanyekan Anti Perundungan, Kanwil Kemenagsu: Peran Media Sangat Dibutuhkan

Ayo baca berita menarik lainnya dan follow kami di Google News