Sambut Haru Kepulangan Kloter 14; Wali Kota Medan Rico Sampaikan Duka Mendalam kepada Keluarga Jemaah Haji yang Wafat di Tanah Suci
DATAPOST.ID | MEDAN – Suasana haru menyelimuti proses penyambutan kepulangan jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 14 Debarkasi Medan di Asrama Haji Medan, Rabu (17/6/2026). Momen emosional terasa saat Wali Kota Medan Rico Waas menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhumah dr Marlina Ikin Sabrani, jemaah asal Medan yang wafat di Tanah Suci, hingga suami almarhumah memeluk erat pemimpin kota itu tanda terima kasih dan dukungan.
Rombongan jemaah tiba di Bandara Internasional Kualanamu sekitar pukul 17.50 WIB dengan pesawat Garuda Indonesia penerbangan GIA 3414, kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan sembilan unit bus Damri hingga tiba di Asrama Haji Medan pukul 20.05 WIB.
Kloter 14 terdiri dari 356 orang, meliputi 350 jemaah dan 6 petugas. Sebagian besar berasal dari Kota Medan sebanyak 207 orang, diikuti Kabupaten Simalungun 89 orang, Tapanuli Tengah 53 orang, serta masing-masing satu orang dari Pematangsiantar dan Deli Serdang.

Dalam perjalanan ibadah kali ini, tercatat satu jemaah berpulang ke rahmatullah di Tanah Suci, yaitu dr Marlina Ikin Sabrani binti Ikin Sabrani, 60 tahun, warga Komplek Citra Wisata Medan Johor. Almarhumah wafat pada 12 Juni 2026 karena sakit dan telah dimakamkan sesuai syariat Islam di Arab Saudi. Ia berangkat menunaikan ibadah haji bersama suami dan dua orang anaknya.
Suasana haru terasa kian mendalam saat Wali Kota Rico Waas didampingi Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap, Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi Lubis serta Ketua PPIH Sumut Zulkifli Sitorus menghampiri tempat duduk keluarga yang ditinggalkan almarhumah. Dengan linangan air mata, suami dr Marlina memeluk erat Wali Kota Rico sebagai ungkapan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan.
“Kami turut merasakan duka mendalam atas kepergian Ibu dr Marlina. Semoga segala amal ibadahnya diterima Allah SWT, ditempatkan di tempat yang paling mulia, dan diberikan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar Rico dengan nada lembut.
Kepada seluruh jemaah yang selamat kembali, Wali Kota Rico menyampaikan ucapan syukur dan selamat. Ia berharap seluruh pengalaman spiritual di Tanah Suci membawa perubahan sikap agar menjadi pribadi yang lebih baik, menebarkan kedamaian, serta menjadi teladan di lingkungan masyarakat.
“Terima kasih juga atas doa-doa yang dipanjatkan untuk keselamatan dan kemajuan Kota Medan. Semoga doa kita semua dikabulkan, kota ini terus maju dan masyarakatnya hidup sejahtera,” pungkasnya.
Setelah rangkaian acara selesai, jemaah asal Medan dan Simalungun langsung dijemput keluarga atau menggunakan bus yang disediakan pemda. Sementara jemaah asal Tapanuli Tengah menginap sementara di asrama untuk menunggu jadwal penerbangan lanjutan menuju Bandara FL Tobing, Pandan.
Kepulangan jemaah Kloter 14 meninggalkan kesan mendalam, memadukan rasa syukur atas keselamatan sebagian besar rombongan dengan rasa duka yang dibawa bersama. Semangat keikhlasan dan ketabahan menjadi bagian dari perjalanan pulang ini, menjadi pengingat bahwa setiap ibadah dan kepulangan membawa makna tersendiri bagi setiap keluarga. (id96/***)
Dapatkan berita-berita terbaru dan menarik lainnya dengan mengikuti kami di Google News

Tinggalkan Balasan