DATAPOST.ID | MEDANSuasana haru bercampur bahagia menyelimuti Asrama Haji Pangkalan Mansyur Medan, Rabu (3/6/2026). Ratusan jamaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 2 asal Kabupaten Langkat resmi kembali menapakkan tanah air setelah menempuh perjalanan spiritual menyempurnakan rukun Islam kelima.

Kepulangan ini menjadi momen yang sangat emosional, di mana deraian air mata bahagia pertemuan dengan keluarga bercampur dengan duka mendalam atas kepergian salah satu jemaah yang berpulang di Tanah Suci.

Jamaah Kloter 02 asal Langkat tiba di Asrama Haji Medan, Rabu (03/06/2026). Datapost.id/Awaluddin Lubis

Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 3102 yang membawa 358 orang jemaah dan petugas ini mendarat mulus di Bandara Internasional Kualanamu tepat pukul 13.15 WIB.

Perjalanan dilanjutkan menggunakan iring-iringan bus Damri yang akhirnya tiba di kompleks Asrama Haji Pangkalan Mansyur sekitar pukul 15.35 WIB.

Baca Juga :  Buka Raker Kemenag Sumut, Irjen Khairunas Ingatkan Integritas dan Disiplin ASN
Turun dari Bus, jamaah kloter 02 langsung berpelukan tangis haru dengan sanak saudara tepat didepan pintu masuk Aula Madinatul Hujjaj, Asrama Haji Medan, Rabu (03/06/2026). Datapost.id/Awaluddin Lubis

Di Aula Madinatul Hujjaj, prosesi serah terima jemaah dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan kepada Pemerintah Kabupaten Langkat pun berlangsung khidmat.

Sejak pukul 11.00 WIB pagi, keluarga dan kerabat para jemaah sudah berdatangan dan menanti dengan penuh kerinduan. Begitu para jemaah turun dari bus, suasana yang tadinya tertib mendadak riuh oleh suara tangisan bahagia dan pelukan erat.

Jamaah kloter 02 asal Kabupaten Langkat lepas rindu dengan sanak saudara saat tiba di Asrama Haji Medan. Datapost.id/Awal Lubis

Rasa rindu yang tertahan selama hampir 40 hari berpisah akhirnya terbayar lunas. Senyum bahagia dan air mata kelegaan tampak jelas menghiasi wajah-wajah para tamu Allah yang telah berhasil menunaikan ibadah haji, berharap apa yang mereka lakukan menjadi haji yang mabrur.

“Haru Bahagia dan Duka Menyelimuti Kepulangan Kloter 2 Langkat: Tangis Rindu Keluarga Terbayar, Namun Doa Mengalir untuk Almarhumah yang Berpulang di Tanah Suci”

Baca Juga :  Kemenag Sumut Tekankan Ramadhan Sebagai Madrasah Rohani dan Laboratorium Empati

Di tengah kebahagiaan pertemuan kembali itu, ada duka yang menyisakan luka mendalam bagi rombongan Kloter 2 Langkat. Salah satu jemaah bernama Dra. Hj. Nadhirah binti Sirajuddin (nomor manifest 233), berusia 66 tahun, dipastikan tidak dapat pulang bersama rombongan. Beliau berpulang ke rahmatullah pada hari Jumat, 12 Zulhijjah 1447 Hijriah atau bertepatan dengan 29 Mei 2026 Masehi, saat masih berada di Rumah Sakit Mina Al Wadeed akibat sakit yang dideritanya.

Selain berita duka, tercatat juga satu orang jemaah lainnya yang tidak pulang bersama rombongan awal atau melakukan tanazul, yakni Wagini Kasan Winangun (nomor manifest 036). Jemaah ini terpaksa harus tertunda kepulangannya dikarenakan kondisi kesehatan yang sedang sakit dan memerlukan perawatan lebih lanjut.

Baca Juga :  Peduli Bencana, Kajatisu Harli Siregar Serahkan Bansos untuk Jurnalis dan Masyarakat Terdampak Banjir

Kepulangan Kloter 2 Kabupaten Langkat ini menutup rangkaian perjalanan panjang yang penuh makna. Di balik kelelahan dan ujian kesehatan yang melanda, para jemaah pulang membawa kebahagiaan, pengalaman spiritual, serta kenangan manis maupun haru yang akan selalu melekat dalam ingatan mereka seumur hidup. Masyarakat dan keluarga berdoa agar seluruh jemaah yang kembali ke tanah air senantiasa diberikan kesehatan dan menjadi pribadi yang lebih baik setelah pulang dari Baitullah. (***)

Dapatkan berita-berita terbaru dan menarik lainnya dengan mengikuti kami di Google News