Buka Raker Kemenag Sumut, Irjen Khairunas Ingatkan Integritas dan Disiplin ASN
DATAPOST.ID | MEDAN – Inspektur Jenderal Kementerian Agama RI, Khairunas, S.H., M.H., CGCAE, menekankan pentingnya integritas dan kedisiplinan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kanwil Kemenag Sumut. Hal ini disampaikannya saat membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang berlangsung di Medan, Selasa (28/4/2026).
Dalam arahannya, Irjen Khairunas menegaskan bahwa membangun integritas harus dimulai dari diri sendiri, dengan menjadikan peraturan dan regulasi sebagai acuan utama dalam bekerja.
“ASN yang berintegritas adalah mereka yang bekerja sesuai nilai moral, etika, dan regulasi. Teguh dan komitmen, selaras antara apa yang diucapkan dengan apa yang dilakukan,” tegasnya.
Khairunas mengajak seluruh jajaran untuk menanamkan 9 nilai anti-korupsi, yaitu jujur, disiplin, sederhana, peduli, tanggung jawab, berani, mandiri, kerja keras, dan adil.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk melakukan pengawasan yang kolaboratif, solutif, dan berkelanjutan sesuai arahan Menteri Agama.
“Kami tidak hanya menindak, tapi juga melakukan pencegahan (early warning). Namun jangan coba-coba mempermainkan Kementerian Agama. Kalau pelanggarannya sudah melampaui batas, saya tidak bisa toleransi, harus ditindak tegas tanpa pandang bulu. Jangan sampai ada hal yang memalukan dan merugikan institusi,” tegasnya.
Terkait kedisiplinan, Khairunas mengingatkan seluruh ASN untuk mematuhi PP Nomor 94 Tahun 2021.
Ia menegaskan bahwa pelanggaran disiplin bukan delik aduan, sehingga setiap atasan wajib segera menindaklanjuti jika mengetahui adanya pelanggaran, baik yang dilakukan di dalam maupun di luar jam kerja.
Capaian Kinerja Membanggakan
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kanwil Kemenag Sumut, H. Ahmad Qosbi, S.Ag., M.M., melaporkan capaian kinerja tahun sebelumnya yang sangat optimal. Secara kolektif, realisasi kinerja mencapai 97,73 persen dengan serapan anggaran efektif sebesar 94,75 persen.
“Tahun 2025, kita mengaktifkan Early Warning System di tingkat KUA untuk mendeteksi potensi konflik. Hasilnya, Indeks Kerukunan Umat Beragama Sumut mencapai 81,56, melampaui rata-rata nasional,” ungkapnya.
Berbagai prestasi juga ditorehkan di bidang sosial keagamaan. Program Kampung Zakat diperluas hingga ke Humbang Hasundutan dan Labuhanbatu.
Selain itu, sambungnya, kolaborasi dengan BAZNAS dan LAZ juga berhasil menyalurkan modal usaha UMKM, beasiswa, dan ribuan paket sembako. Bahkan, Sumut berhasil meraih peringkat ke-3 nasional dalam pengumpulan wakaf uang.
Ahmad Qosbi juga mengingatkan pentingnya integritas dalam pelayanan, termasuk memastikan tidak ada pungutan liar dalam proses pendaftaran SNBP.
780 Peserta Siap Wujudkan Kemenag Berdampak
Rakerwil ini diikuti oleh 780 peserta secara luring dan daring, mulai dari pejabat struktural, Kepala Kemenag Kabupaten/Kota, Kepala Madrasah, hingga Kepala KUA se-Sumatera Utara.
Kepala Bagian Tata Usaha, Drs. H. Syafrizal Bancin, menjelaskan bahwa kegiatan ini berlangsung hingga 30 April 2026 dengan metode pembinaan dan diskusi panel.
“Tujuannya untuk menyamakan persepsi dalam menjalankan 8 program prioritas, menajamkan strategi good governance, serta mensosialisasikan kebijakan di masa efisiensi anggaran agar terwujud Kemenag yang benar-benar berdampak bagi masyarakat,” tutupnya.
Dengan semangat baru dan komitmen yang kuat, diharapkan seluruh jajaran Kemenag Sumut dapat melanjutkan kinerja optimal, menjaga integritas, dan memberikan pelayanan terbaik bagi umat. (Red)
Ayo baca berita menarik lainnya dan follow kami di Google News

Tinggalkan Balasan