DATAPOST.ID DELI SERDANG – Prestasi membanggakan diraih Siswa Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Yayasan Nurul Siti Aisyah Ishak, pada kejuaraan pencak silat usia dini di ajang bergengsi PERSIDA CUP 2025.

Dialah, Zaid Ilham Nasution, sukses meraih Juara II Kelas C kategori Usia Dini (Sudut Biru). Dia merupakan anggota pencak silat Tapak Suci Ar-Rasyid Kedai Durian, Jalan Brigjen Zein Hamid, Medan.

Kejuaraan yang berlangsung di Komplek Pondok Pesantren Darul Arafah Raya, Deli Serdang, menjadi ajang kompetisi terbesar yang diikuti ratusan pesilat muda dari berbagai Kabupaten/Kota di Sumut.

Keberhasilan Zaid Ilham Nasution disambut hangat dan penuh kebanggaan oleh pihak madrasah, pelatih, dan orang tua peserta. Ajang tersebut tidak hanya menjadi panggung kompetisi, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter, sportivitas, dan keberanian bagi generasi muda.

Pasangan suami istri, Ustadz Fahrur Rozi Nasution dan Zulfa Manday, orang tua dari Muhammad Zain Ilham Nasution menyampaikan rasa syukurnya dan terima kasih kepada pelatih Tapak Suci Ar-Rasyid maupun pihak sekolah yang sudah susah payah memberikan suport dan didikannya.

Baca Juga :  Terkait Dugaan Korupsi Smartboard, Kejati Sumut Geledah 2 Kantor OPD Tebing Tinggi

“Terimakasih kepada semua pihak yang telah mendidik dan mensuport anak kami Zaid Ilham Nasution sehingga mendapatkan Juara ll dalam kompetisi PERSIDA CUP 2025 ini. Semoga generasi muda lainnya juga bisa terus mengasah ilmu dan bakatnya dalam seni beladiri maupun pencak silat”, tutur Ustad Fahrur Rozi Nasution

Menurutnya, sejak babak penyisihan, Zaid Ilham tampil meyakinkan dengan teknik serangan cepat dan tangguh dalam bertahan. “Pastinya, dengan bimbingan para pelatih dari Silat Tapak Suci Ar-Rasyid Kedai Durian, Zaid Ilham dapat menunjukkan kematangan gerak meski masih berada di jenjang usia dini”, ucap Ustad Fahrur Rozi penuh rasa bangga.

Pada partai puncak, sambungnya, Zaid yang bertarung di sudut biru, menjalani duel sengit melawan salah satu pesilat terbaik dari kontingen lain. Pertandingan berlangsung ketat, saling balas serangan dan penuh sorak dukungan dari suporter yang memadati arena gelanggang pada PERSIDA CUP 2025.

“Meski belum berhasil meraih posisi pertama, namun perjuangan Zaid Ilham mampu meraih Juara II tingkat Sumatera Utara, prestasi yang sangat membanggakan”, ujarnya.

Baca Juga :  Terkait Pengadaan Rebana, Bupati Madina : Tidak Ada Menyuruh Dan Tidak Mengetahui

Sementara Kepala Madrasah MIS Nurul Siti Aisyah Ishak menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas prestasi tersebut.

Ia menilai kemenangan ini merupakan hasil latihan konsisten, kedisiplinan, serta doa orang tua dan guru.

“Alhamdulillah, kami sangat bangga dengan prestasi Zaid Ilham Nasution. Ini menjadi motivasi besar bagi siswa-siswi lainnya untuk terus berprestasi. Madrasah akan terus mendukung kegiatan positif seperti pencak silat”, ujarnya.

Pelatih Silat Tapak Suci Ar-Rasyid Kedai Durian juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap kerja keras para pesilat muda.

“Zaid sudah menunjukkan mental tanding yang luar biasa. Usianya masih sangat muda, tapi ia berani, fokus, dan tidak kehilangan semangat di arena. Kami akan terus membina bakatnya menuju kejuaraan yang lebih tinggi”, ucap pelatih.

Sebagai salah satu seni beladiri asli Indonesia, pencak silat memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian generasi muda.

Melalui ajang seperti PERSIDA CUP 2025, para peserta tidak hanya berjuang meraih kemenangan, tetapi juga mempelajari nilai luhur persaudaraan, hormat kepada lawan, serta jiwa ksatria.

Baca Juga :  Peringati Hari Bakti Kemenimipas Ke-1 Tahun 2025, Lapas Pancur Batu Gelar Tasyakuran

Pihak panitia kejuaraan juga menyampaikan bahwa penyelenggaraan ini bertujuan untuk melahirkan bibit pesilat terbaik yang nantinya diharapkan mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Keberhasilan Zaid Ilham Nasution diharapkan menjadi langkah awal menuju prestasi yang lebih tinggi. Dengan dukungan orang tua, sekolah, serta perguruan silat Tapak Suci Ar-Rasyid, peluang untuk tampil pada kejuaraan tingkat provinsi, nasional, hingga internasional semakin terbuka.

Masyarakat Kedai Durian dan lingkungan madrasah menyambut kemenangan ini dengan penuh rasa syukur dan bangga, menjadikannya inspirasi bagi pelajar lain untuk berani mencoba, berkompetisi, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Prestasi yang diraih pada PERSIDA CUP 2025 se-Sumut di Pondok Pesantren Darul Arafah Raya, Deli Serdang ini membuktikan bahwa generasi muda dapat menjadi duta prestasi dan kehormatan daerah.

Semoga Zaid Ilham Nasution terus mengukir kemenangan dan mengharumkan nama madrasah, perguruan, dan Provinsi Sumatera Utara di masa mendatang.

Ayo baca berita menarik lainnya dan follow kami di Google News.