MANDAILING NATAL II DATAPOST.ID – Adhyaksa Peduli, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sumut menggelar Bakti Sosial “Satya Adhi Wicaksana” sebagai respons cepat tanggap darurat bencana alam hidrometeorologi yang melanda beberapa wilayah di Sumut.

Bantuan kemanusiaan ini disalurkan secara bertahap mulai 2 hingga 6 Desember 2025 di tujuh lokasi terdampak, mencakup Madina, Medan, Langkat, Belawan, Labuhan Deli, Tapanuli Utara, dan Sibolga.

Kegiatan bakti sosial ini merupakan inisiatif langsung dari Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut), Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum, dan Ketua IAD Wilayah Sumut, Ny. Tiurmaida Harli Siregar.

Di Kabupaten Madina, penyaluran bantuan difokuskan untuk meringankan beban masyarakat yang menjadi korban bencana, sekaligus menyasar pegawai Kejari Madina yang sedang mengalami musibah sakit di tengah situasi darurat bencana.

Baca Juga :  Terbaik di Sumut, Cabjari Labuhan Deli Raih 3 Penghargaan Pada Rakerda Tahun 2023

Bantuan tersebut didistribusikan melalui Plt. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Madina, Yos A. Tarigan, S.H., M.H., M.Ikom. Beliau didampingi oleh para Kepala Seksi (Kasi), Kepala Sub Bagian Pembinaan (Kasubagbin), jajaran pegawai Kejari Madina, dan anggota IAD Daerah Madina dalam proses penyerahan bantuan.

“Penyaluran bantuan di Madina dilakukan di dua lokasi prioritas. Bantuan untuk masyarakat diserahkan langsung kepada korban banjir yang mengungsi di Desa Muara Batang Angkola, Kecamatan Siabu, tepatnya di Posko Pengungsian SD Negeri 037 Tanggabosi,”ungkap Plt Kajari Madina, Yos A Tarigan, SH, MH kepada wartawan, Rabu (03/12/2025).

Selain itu lanjutnya, momen penting dalam aksi kemanusiaan ini adalah kunjungan langsung tim Kejati Sumut dan Kejari Madina ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Madina.

Baca Juga :  4 Tersangka Kasus Jual Aset PTPN I Regional 1 Dilimpahkan ke PN Tipikor Medan, LP3 Apresiasi Kinerja Kajati Sumut

“Kunjungan ini bertujuan untuk menyerahkan bantuan kepada pegawai Kejari yang sedang menjalani perawatan medis akibat sakit di tengah kondisi bencana,”terang Yos.

Terakhir Yos juga menambahkan, Aksi ini untuk menunjukkan solidaritas dan kepedulian institusi Kejaksaan yang tidak hanya berempati kepada masyarakat luas, tetapi juga memastikan kondisi internal pegawai tetap menjadi prioritas utama yang membutuhkan uluran tangan dan dukungan moral. (*)