Apresiasi Potensi Penambahan Kursi DPRD, Komandan Madina Tekankan Kualitas Perjuangan Aspirasi Rakyat
MANDAILING NATAL II DATAPOST.ID – Ketua Koalisi Mahasiswa Pemuda Mandailing Natal (Komandan Madina), Mhd Dayrobi Nasution, M.H., menyampaikan apresiasi atas potensi penambahan kursi DPRD Kabupaten Madina pada Pemilu 2029 mendatang.
Sebagaimana diketahui, hal ini mengemuka dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar oleh KPU Kabupaten Mandailing Natal pada Kamis, 23 April 2026 lalu, terkait penataan daerah pemilihan serta proyeksi penambahan kursi DPRD.
Sebagai pemuda, ia menilai bahwa bertambahnya jumlah kursi legislatif merupakan peluang positif untuk memperluas keterwakilan masyarakat di parlemen daerah seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk.
“Ini tentu kita apresiasi sebagai perkembangan yang baik. Semakin banyak kursi, maka ruang representasi masyarakat juga semakin terbuka,” ujar Robi Nasution kepada wartawan, Jum’at (24/04/2026).
Namun demikian, ia menegaskan bahwa penambahan kursi tidak boleh hanya dimaknai sebagai penambahan jumlah semata. Hal yang jauh lebih penting adalah bagaimana setiap anggota DPRD mampu menjalankan peran dan tanggung jawabnya secara maksimal sebagai wakil rakyat.
“Yang utama bukan pada jumlahnya, tetapi bagaimana fungsi DPRD itu benar-benar berjalan. Aspirasi masyarakat harus diperjuangkan, dan fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan harus dilaksanakan secara serius dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Robi yang juga merupakan pemerhati kebijakan pemerintah daerah ini pun menambahkan bahwa keberadaan DPRD harus memberi dampak nyata bagi masyarakat, baik melalui kebijakan yang berpihak kepada kepentingan publik maupun melalui pengawasan yang memastikan pemerintahan berjalan transparan dan akuntabel.
Ia berharap, jika penambahan kursi tersebut terwujud, maka kualitas kinerja DPRD juga ikut meningkat sehingga mampu memperkuat demokrasi daerah dan mendorong pembangunan yang lebih merata di Mandailing Natal.
“Momentum ini harus dimaknai sebagai upaya memperkuat peran DPRD, bukan sekadar menambah kursi. Harus ada dampak nyata bagi masyarakat,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan