MANDAILING NATAL II DATAPOST.ID – Pengabdian seorang Guru dalam mencerdaskan Bangsa sudah tidak diragukan lagi, bahkan Guru juga disebut sebagai Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, namun di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) khususnya di Wilayah yang dibawahi Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Lingga Bayu, Guru dijadikan Objek untuk sumber pendanaan peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) Ke 81 Tahun.

Salah seorang Guru yang mengabdi didaerah Korwil Lingga Bayu mengaku kepada wartawan dan minta identitasnya disembunyikan menjelaskan bahwa setiap Guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) diminta untuk mengumpulkan Uang sebesar Rp 150.000,- Per Orang yang diperuntukkan pendanaan peringatan HUT RI ke 81 Tahun.

Baca Juga :  Bersama Lapas Kelas 1 Medan, Bimas Kanwil Kemenagsu Gelar Perayaan Maha Puja Thaipusam 2025

Pengumpulan uang sebesar Rp 150.000,- ini diakui oleh Korwil Pendidikan Lingga Bayu, Zainuddin Rangkuti S.Pdi yang mengaku bahwa Uang tersebut tidak dipungut melainkan dikumpul sebagai bentuk sumbangsih untuk mendanai rangkaian kegiatan peringatan HUT RI ke 81 Tahun.

“Tidak benar pemungutan uang terhadap ASN dan PPPK dan tidak ada perintah dari siapapun itu. Yang benar adalah pengumpulan dana sumbangsih kegiatan HUT RI atas dasar rapat kepanitiaan HUT RI Ke 81 Kec.Linggabayu” Ungkap Zainuddin Rangkuti S.Pdi, Korwil Pendidikan Lingga Bayu, Kamis (14/08/2026).

Namun anehnya, Dana sumbangsih sebagaimana disebutkan Zainuddin dipatok sebesar Rp 150.000,- per Orang Guru PNS dan PPPK, dan telah melalui keputusan rapat panitia HUT RI Ke 81 Tahun di Kecamatan Lingga Bayu.

Baca Juga :  Indah Annisa SE, MM Jemput Aspirasi Masyarakat Desa Patialo

Selain itu Zainuddin Rangkuti juga membenarkan jika pengumpulan dana untuk peringatan HUT RI Ke 81 Tahun dari Guru PNS dan PPPK di Korwil Lingga Bayu telah melalui persetujuan rapat panitia HUT RI Ke 81 dan benar diketahui Camat Lingga Bayu.

Camat Lingga Bayu Bungkam

Terkait hal ini Camat Lingga Bayu Adi Malveri SH, MM yang dikonfirmasi tentang persetujuan pengumpulan dana dari Guru PNS dan PPPK se Korwil Lingga Bayu, hingga berita ini dikirim ke Redaksi dan ditayangkan oleh Media ini belum memberikan tanggapan dan belum dapat dihubungi melalui kontak Whats Apps (WA) +62823 6736 XXXX.

DPRD Madina Kecewa

Sementara itu Anggota DPRD Madina dari Fraksi PKB Edi Anwar yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Madina mengaku sangat kecewa karena dijadikannya Guru PNS dan PPPK sebagai objek sumber pendanaan kegiatan peringatan HUT RI ke 81 Tahun

Baca Juga :  Kebakaran Avanza di SPBU 15229022 Aek Garingging, Polres Madina Masih Penyelidikan

“Kita kecewa dengan dijadikan Guru PNS dan PPPK sebagai objek sumber pendanaan kegiatan Peringatan HUT RI, seharusnya Panitia Kecamatan lebih jeli mencari sumber dana melalui kerja sama dengan pihak swasta dalam pemberdayaan masyarakat,” tandasUn Edi Anwar. (*)