Go International! UIN SU Jalin Kerja Sama dengan Universitas Amerika Serikat
Ringkasan Berita:
• UIN SU menandatangani MoU dengan Hartford International University AS di Kemenag RI pada 19 Agustus 2026, disaksikan Menag Nasaruddin Umar.
• Kerja sama mencakup akademik, penelitian, pengabdian masyarakat, serta kajian ke-Islaman dan ke-Indonesiaan untuk perdamaian dunia.
Rektor UIN SU menekankan pentingnya kolaborasi global, sementara Presiden Hartford komitmen kembangkan Indonesian Studies.
• Kepala Pusat Layanan Internasional Ansari Yamamah menyatakan UIN SU kini masuk jajaran elit PTKIN dan siap berkontribusi dalam sains-teknologi maupun keagamaan di kancah dunia.
DATAPOST.ID | JAKARTA — Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) terus melangkah maju menuju kampus bertaraf internasional.
Sebagai Smart Islamic University, UIN SU kembali memperkuat jejaring global dengan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama Hartford International University, Amerika Serikat.
Penandatanganan berlangsung di Kantor Kementerian Agama RI, Jakarta, Rabu (19/8/2026), dan disaksikan langsung oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar.

Kerja sama ini mencakup pengembangan akademik, penelitian, pengabdian masyarakat, serta kajian ke-Islaman dan ke-Indonesiaan yang diarahkan untuk mewujudkan perdamaian dunia yang lebih baik.
Rektor UIN SU menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Hartford International University atas kesediaannya menjalin kemitraan.
“Kita harus berkolaborasi dengan mereka sebab kita tidak mampu untuk membangun peradaban ini secara sendirian, termasuk membangun relasi global yang produktif dan damai untuk masyarakat dunia. Kerjasama ini kita harapkan dapat melahirkan kegiatan-kegiatan yang konkrit antara kedua universitas,” ujarnya.
Sementara itu, Presiden/Rektor Hartford International University, Sheryl L. Turner, Ph.D., menyambut baik kerja sama ini dan memberikan apresiasi kepada Rektor UIN SU atas berbagai pengembangan keilmuan, penelitian, dan pengabdian yang telah berdampak luas bagi masyarakat, khususnya di Sumatera Utara.
Ia juga menegaskan komitmen pihaknya untuk turut serta mengembangkan program Indonesian Studies berdasarkan kesepakatan tertuang dalam MoU tersebut.
Kepala Pusat Layanan Internasional UIN SU, Ansari Yamamah, menegaskan bahwa UIN SU kini berada di ambang pintu globalisasi keilmuan dan harus terus bergerak produktif.
“Kita harus sudah menyiapkan langkah strategis yang terukur agar kita tidak ketinggalan Kereta Api Peradaban. Bahwa UIN SU dipastikan akan semakin maksimal memainkan perannya tidak hanya dalam konteks keagamaan tetapi juga sains dan teknologi. Hal ini dibuktikan hari ini UIN SU sudah masuk dalam level elit PTKIN di Indonesia,” terangnya.
Turut mendampingi Rektor UIN SU dalam penandatanganan tersebut, Ansari Yamamah selaku Kepala International Office dan Bobby Hilman Nasution, SE., M.E. sebagai Stafsus International Office UIN SU. (Red)
Dapatkan berita-berita terbaru dan menarik lainnya dengan mengikuti kami di Google News

Tinggalkan Balasan