Ringkasan Berita:

Keberhasilan meraih penghargaan ini menjadi bukti nyata iklim investasi yang kondusif di Deli Serdang. Capaian yang melampaui target menunjukkan kepercayaan investor semakin tinggi, sekaligus menjadi modal memperkuat perekonomian daerah dan mendorong pertumbuhan UMKM.


DATAPOST.ID | PARAPAT – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang meraih penghargaan Terbaik III Kategori Realisasi Investasi Terbesar Tahun 2025 dalam Pembukaan Pekan Inovasi dan Investasi Sumatera Utara (PIISU) ke-12 Tahun 2026. Penghargaan diserahkan langsung Gubernur Sumut Bobby Nasution kepada Bupati Asri Ludin Tambunan di Balai Harungguan Bolon, Parapat, Simalungun, Kamis (11/6/2026).

Sepanjang tahun 2025, Deli Serdang mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp9,178 triliun atau setara Rp9,18 triliun. Angka ini melampaui target RPJMD sebesar Rp7,033 triliun (mencapai 130%) serta melebihi target yang ditetapkan Pemprov Sumut sebesar Rp8,41 triliun (mencapai 109%).

Baca Juga :  Tinjau Sejumlah TPS, Wakil Bupati Lom Lom Suwondo Pastikan Pilkades Serentak Aman, Lancar, dan Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis

Bupati Asri Ludin Tambunan menyampaikan rasa syukur dan menyebut penghargaan ini merupakan hasil kerja sama seluruh elemen, serta kepercayaan yang diberikan oleh para investor. “Ke depan kami terus perbaiki kemudahan berusaha, pelayanan publik, dan membuka ruang bagi investasi lokal maupun UMKM agar semakin berkembang,” ujarnya.

Gubernur Bobby Nasution mengapresiasi capaian tersebut. Ia menekankan bahwa investasi harus menjadi penggerak utama ekonomi, baik dari luar maupun berbasis kekuatan lokal. “Investasi lokal adalah fondasi yang tak kalah penting, sehingga daerah tidak hanya bergantung pada pihak luar,” tegasnya. Gubernur juga mendorong UMKM agar naik kelas melalui hilirisasi usaha dan penyusunan perencanaan bisnis yang profesional.

Baca Juga :  Semangat Gotong Royong Membangun Negeri, Bupati Asri Ludin Apresiasi Pembangunan Kantor Desa Marindal II Berbasis Swadaya

Dalam kesempatan itu juga dicanangkan Sensus Ekonomi 2026, yang berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Wakil Kepala BPS RI Sonny Harry Budiutomo Harmadi menjelaskan sensus ini penting untuk memetakan struktur ekonomi, menyusun kebijakan tepat sasaran, serta mendukung pengembangan usaha.

Data menunjukkan jumlah pelaku usaha di Sumut meningkat dari 1,06 juta pada 2006 menjadi 1,55 juta pada 2026. Dari jumlah itu, 240 ribu pelaku usaha berada di Deli Serdang, menjadikannya daerah dengan jumlah pelaku usaha terbesar kedua setelah Kota Medan.

Kegiatan PIISU 2026 berlangsung 10–13 Juni 2026, dirangkai dengan rapat koordinasi DPMPTSP se-Sumut dan penandatanganan kerja sama antara usaha besar dan UMKM.

Baca Juga :  Kasus Pencurian 6 Laptop SMK N 1 Ma'u Belum Terungkap Setelah 7 Bulan, Kasi Humas: Saksi Tak Penuhi Panggilan

Penghargaan ini menjadi bukti kepercayaan investor sekaligus tantangan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Dengan data lengkap dari Sensus Ekonomi dan dukungan bagi UMKM, Deli Serdang diharapkan dapat mempertahankan dan meningkatkan kinerja investasi demi kesejahteraan masyarakat. (***)

Dapatkan berita berita terbaru dan menarik lainnya dengan mengikuti kami di Google News