Ringkasan Berita:

• MAN 2 Model Medan gelar Expo Lima Bahasa Sesi ke-9, 1–3 Okt 2026 — bahasanya Indonesia, Arab, Inggris, Jepang, Jerman.

• Dibuka Kepala Madrasah Dr. Wuri Tamtama Abdi.

• Ia tekankan: kompetisi bukan soal menang-kalah, melainkan semua pembelajar.

• Diikuti siswa se-Sumut, diperebutkan piala bergilir Kakanwil Kemenag Sumut & Kepala MAN 2.

• Ada 8 lomba eksternal & 8 lomba internal. Tujuan: budayakan bahasa, asah kompetensi, keterampilan & sikap pelajar.



DATAPOST.ID | MEDAN — MAN 2 Model Medan menggelar kompetisi bergengsi bertajuk Expo Lima Bahasa Sesi ke-9 Tahun 2026, yang mengasah kemampuan berbahasa siswa dalam lima bahasa sekaligus: Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Bahasa Jepang, dan Bahasa Jerman. Kegiatan berlangsung mulai Kamis, 1 Oktober hingga Sabtu, 3 Oktober 2026, dibuka secara resmi oleh Kepala MAN 2 Model Medan, Dr. Wuri Tamtama Abdi, M.Pd., di Lapangan Utama madrasah pukul 08.00 WIB.

Baca Juga :  Pimpin Upacara Hardiknas 2023, Bupati Madina Bacakan Amanat Mendikbud Ristek

Acara yang dimotori oleh kelompok Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa ini diikuti oleh guru, pegawai, serta seluruh siswa MAN 2 Model Medan, turut disambut antusiasme tinggi dari sekolah dan madrasah se-Sumatera Utara yang mengirimkan perwakilannya.

Dalam sambutannya, Kepala MAN 2 Model Medan Wuri Tamtama Abdi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang menyukseskan kegiatan ini.

Ia menegaskan bahwa Expo Lima Bahasa bukan sekadar ajang lomba, melainkan penerapan tiga kemampuan utama yang harus dimiliki pelajar: kecerdasan akal (kompetensi), keterampilan akademik (skill), dan sikap (attitude). Ketiga hal inilah yang menjadi bekal paling berharga untuk menghadapi masa depan.

“Sudah dimaklumi dalam suatu kompetisi pasti ada yang kalah dan yang menang. Namun pada hakikatnya, dalam kompetisi ini tidak ada yang menang dan kalah — melainkan yang menang dan pembelajar. Jika belum diberikan kesempatan untuk menang, bukan berarti kalah; yang ada adalah pembelajar yang insya Allah akan menjadi pemenang di lain waktu,” ujar Wuri.

Baca Juga :  Siswi MAN 2 Model Medan Adzra Lulus Kuliah di UGM Jalur UTBK Berkeinginan Melindungi Hak Warga Negara Indonesia di Luar Negeri

Kegiatan tahunan yang telah memasuki sesi ke-9 ini bertujuan membudayakan penguasaan bahasa asing sekaligus memperkuat kebanggaan terhadap bahasa ibu di kalangan generasi muda. Sambutan positif dari berbagai lembaga pendidikan di Sumatera Utara membuktikan bahwa misi ini kian dirasakan manfaatnya.

Dalam ajang ini diperebutkan dua piala bergilir sekaligus: Piala Juara Umum untuk kategori eksternal dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Utara, H. Ahmad Qosbi, S.Ag., M.M., serta Piala Bergilir untuk kategori internal dari Kepala MAN 2 Model Medan.

Beragam cabang lomba dipertandingkan, terbagi menjadi dua kategori:

1. Kategori Eksternal, yakni; Stand Up Comedy, Speech (Pidato Bahasa Asing),  Khitobah, Kaligrafi Arab, Scrabble, Shodo (Kaligrafi Jepang),  Deutsch Poster, Kurzvortrag (Pidato Singkat Bahasa Jerman)

Baca Juga :  Mahal dan Lambannya Urus PBG di Medan Disoroti Mendagri, APH Didesak Usut Dugaan Pungli dan Gratifikasi

2. Kategori Internal, yakni; Musikalisasi Puisi, Pidato, Story Telling, Spelling Bee, Kaligrafi, Imathoh, Shodo, Deutsch Quiz

Melalui beragam cabang tersebut, diharapkan setiap peserta dapat menumbuhkan kepercayaan diri, memperkaya wawasan lintas budaya, serta menjadikan penguasaan bahasa sebagai jembatan menuju peluang yang lebih luas di masa depan. (Mam)

Dapatkan berita-berita terbaru dan menarik lainnya dengan mengikuti kami di Google News