Kisah Inspiratif Arbiansyah Harahap: Gagal di 2025, Bangkit dan Tembus FSRD ITB Jalur SNBT 2026
DATAPOST.ID | PADANGSIDIMPUAN – Sebuah kisah keberhasilan dan ketekunan mengharumkan nama Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Padangsidimpuan. Arbiansyah Harahap, atau akrab disapa Arbi, siswa kelas XII MIPA 2 berhasil membuktikan bahwa kegagalan adalah jalan menuju kesuksesan.
Anak pertama dari pasangan Parlindungan Harahap dan Nurlela Sari ini resmi dinyatakan lulus dan diterima di Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026.
Kebahagiaan dan rasa haru tak terbendung saat Arbi melihat namanya tercantum dalam daftar kelulusan. Pasalnya, ia menyadari persaingan untuk masuk ke fakultas impian yang menjadi incaran pelajar seni se-Indonesia ini sangatlah ketat dan sulit.
“Saat melihat pengumuman saya menangis haru dan bangga. Saya sama sekali tidak menyangka bisa lulus di ITB, karena saya sadar persaingannya sangat berat,” ungkap Arbi di sela-sela wawancara bersama Kepala Madrasah dan WK Humas, Selasa (02/06/2026).
Cita-cita Arbi untuk berkiprah di dunia seni dan desain sebenarnya telah tertanam sejak ia duduk di bangku kelas X MAN. Ketertarikannya bermula dari kekaguman pada keindahan gaun yang dikenakan para ratu kecantikan.
Ia sering bertanya-tanya, siapa sosok hebat di balik karya seni busana tersebut. Sejak saat itu, tekad bulat tumbuh di hatinya untuk menjadi seorang seniman dan desainer terkenal.
“Saya terinspirasi dari gaun para ratu kecantikan. Saya berpikir, siapa orang hebat di balik pembuatan gaun cantik itu? Sejak saat itu hati saya terdorong kuat untuk menjadi desainer,” kenang Arbi mengenang awal perjalanan mimpinya.
Bakat seni Arbi memang telah mengalir deras dalam darahnya. Selain memiliki keahlian dalam merancang busana, ia juga piawai dalam seni melukis dan berkarya di atas kanvas.
Bakat ini ia buktikan lewat berbagai ajang kompetisi, salah satunya pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ). Pada tahun 2024, Arbi berhasil meraih Juara 1 Kaligrafi Kontemporer tingkat Kota Padangsidimpuan dan berhak mewakili daerah ke tingkat Provinsi Sumatera Utara yang digelar di Sipirok, Tapanuli Selatan.
Perjalanan menuju gerbang ITB ternyata tidak semulus yang dibayangkan. Arbi sebenarnya telah mencoba peruntungan pada SNBT tahun 2025 silam.
Saat itu, ia belum berhasil masuk ke FSRD ITB sebagai pilihan pertamanya, meski dinyatakan lulus di jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Negeri Padang (UNP). Namun, Arbi memilih jalan yang berani: menunda kuliah dan belajar lebih giat selama satu tahun penuh demi mengejar impian utamanya.
Pilihan berani itu kini berbuah manis. Di SNBT 2026, usahanya terbayar lunas dan namanya resmi tercatat sebagai mahasiswa baru FSRD ITB.
“Alhamdulillah, keberhasilan ini tidak lepas dari doa restu orang tua, motivasi, dan dukungan penuh dari madrasah tempat saya menuntut ilmu. Saya bertemu banyak guru yang berdedikasi tinggi, membuat saya betah dan terus berjuang hingga akhirnya lulus di ITB. Tanpa dukungan mereka, mungkin saya tidak akan sampai di titik ini,” ujar Arbi dengan penuh rasa syukur.
Mendengar kabar membanggakan ini, Kepala MAN 2 Padangsidimpuan, Lobimartua Hasibuan, SH, M.Pd., mengaku sangat bangga dan mengapresiasi kerja keras Arbi. Menurutnya, keberhasilan ini adalah keberkahan bagi keluarga besar madrasah.
“Selamat dan sukses untuk Ananda Arbiansyah. Ini kebanggaan luar biasa karena mampu menaklukkan ITB lewat jalur SNBT tahun ini. Teruslah mengukir prestasi dan jangan lupa berikan bimbingan serta motivasi kepada adik-adik kelas agar ke depannya bisa mengikuti jejak kesuksesanmu,” pesan Lobimartua.
Kisah Arbiansyah Harahap menjadi bukti nyata bahwa ketekunan, keyakinan, dan dukungan lingkungan mampu mengantar mimpi setinggi langit menjadi kenyataan. (HMS/***)
Dapatkan berita-berita terbaru dan menarik lainnya dengan mengikuti kami di Google News

Tinggalkan Balasan