Sambut Jemaah Calon Haji Kloter 1, Ketua PPIH Embarkasi Medan Pastikan Layanan Terbaik
DATAPOST.ID MEDAN – Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan, Zulkifli Sitorus menyampaikan, seluruh jemaah calon haji akan mendapatkan penyambutan istimewa saat tiba di Arab Saudi.
Sebagai kelompok awal keberangkatan, bapak dan ibu akan disambut langsung oleh pihak Kerajaan Arab Saudi melalui lembaga Maktab Syarikah yang mengelola kepentingan ibadah haji di Makkah dan Madinah.
“Kementerian Haji dan Umrah bertekad sekuat tenaga memberikan layanan terbaik. Seluruh permasalahan yang muncul pada tahun-tahun sebelumnya telah kami evaluasi, kaji, dan pelajari sehingga diupayakan untuk memperbaiki layanan dengan sebaik-baiknya,” ucap Zulkifli Sitorus dalam sambutannya dihadapan 360 jemaah calon haji kloter 1 asal Kota Medan dan Binjai di aula penerimaan (Aula Jabal Nur), Selasa pagi (21/04/2026).
Untuk diketahui, jemaah calon haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 1 Embarkasi Medan berjumlah 360 orang. Terdiri dari jemaah calon haji asal Kota Medan: 131 jemaah — KBIH Jabal Noor 39 jemaah, KBIH Muhammadiyah 92 jemaah, sementara jemaah calon haji asal Kota Binjai: 223 jemaah dan petugas haji 6 orang.
Dikatakannya, salah satu perbaikan paling utama yang disoroti adalah terkait sistem dan pendistribusian kartu Nusuk. Pada penyelenggaraan tahun lalu, masalah ini sempat menjadi keluhan serius, bahkan terdapat jemaah haji tahun 2025 yang pulang ke Indonesia tanpa mendapatkan kartu tersebut, padahal keberadaannya sangat vital.
“Kalau paspor adalah syarat masuk ke negara Arab Saudi, maka Kartu Nusuk adalah kunci dan identitas wajib untuk memasuki seluruh tempat-tempat suci, baik Masjidil Haram, Arafah, maupun kawasan di Madinah. Kartu ini harus selalu melekat pada diri bapak dan ibu, kecuali saat mandi saja. Jangan sampai rusak, hilang, atau tertukar,” pesannya.
Ia juga mengingatkan agar jemaah memeriksa kembali kesesuaian data nama dan foto yang tertera pada kartu, karena setelah diaktivasi, kartu tersebut hanya bisa digunakan oleh pemiliknya masing-masing dan tidak dapat dipindahtangankan.
Mengingat suasana yang ramai dan antusiasme yang tinggi, Ketua PPIH Embarkasi Medan juga mengingatkan agar jemaah tetap waspada menjaga barang bawaan dan dokumen penting. Saat ini jemaah juga telah menerima berbagai kelengkapan, mulai dari gelang identitas, paspor, hingga uang saku atau living cost sebesar 750 Riyal.
“Manfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk beristirahat, jangan banyak beraktivitas atau keluar ruangan, apalagi menjumpai keluarga yang tidak memiliki akses masuk. Kita jaga stamina dan ketenangan batin, karena nanti malam rombongan akan langsung diberangkatkan,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, ia berpesan agar seluruh jemaah calon haji senantiasa rendah hati dan memohon kemudahan kepada Allah SWT. “Meskipun segala persiapan sudah dilakukan secara maksimal, tetap ada kemungkinan muncul kendala atau situasi tak terduga di lapangan,” pungkasnya.
Dengan segala perbaikan sistem dan layanan yang telah disiapkan, diharapkan seluruh rangkaian ibadah haji dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman, sehingga jemaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan mendapatkan Haji Mabrur Mabrurrah. (Lubis)
Ayo baca berita menarik lainnya dan follow kami di Google News

Tinggalkan Balasan