Ahmad Qosbi: Pendidikan Agama Benteng Terkuat Menjauhkan Anak dari Perbuatan Tercela

DATAPOST.ID MEDAN — Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sumatera Utara menyatakan komitmen penuh untuk bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba. Salah satu langkah konkret yang didukung adalah integrasi materi anti narkoba ke dalam kurikulum pendidikan di madrasah dan pesantren.

Kepala Kanwil Kemenag Sumut, H. Ahmad Qosbi Nasution, S.Ag., MM menegaskan hal tersebut saat menerima audiensi Kepala BNN Provinsi Sumut, Brigjen Pol Tatar Nugroho, di ruang kerjanya pada Selasa (31/03).

Ahmad Qosbi menyatakan bahwa perlindungan generasi muda dari bahaya narkoba adalah tugas bersama. Menurutnya, pendidikan agama menjadi benteng terkuat untuk menjauhkan anak-anak dari perbuatan tercela tersebut.

Baca Juga :  Meski Telah Dilalui Pj Gubernur Sumut, Jalan Provinsi di Pulau Nias Masih Tetap Rusak Parah
Kakanwil Kemenag Sumut, H. Ahmad Qosbi menerima penghargaan dari Kepala BNN Provinsi Sumut Brigjen Pol Tatar Nugroho

“Kami siap berkolaborasi dengan BNN untuk membentengi anak-anak kita. Jangan sampai masa depan mereka menjadi gelap karena terjerumus narkoba. Tugas kita adalah memperkokoh kualitas keimanan dan ketakwaan agar mereka terhindar dari musuh negara ini,” ujar Ahmad Qosbi.

Lebih jauh, Kakanwil menyoroti dampak luas bahaya narkoba yang tidak hanya menimbulkan tindak pidana, tetapi juga dapat merusak harmonisasi dan kerukunan umat beragama.

“Oleh karena itu, melalui jajaran penyuluh agama, Kemenag Sumut siap turun langsung ke masyarakat dalam sosialisasi bahaya narkoba,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BNN Provinsi Sumut, Brigjen Pol Tatar Nugroho, menyampaikan bahwa pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi dan mencanangkan penerapan kurikulum anti narkoba di lingkungan pendidikan agama.

Baca Juga :  Lebaran di Penjara, Kejati Sumut Tahan Kadinkes Sumut dr.AMH dan Rekanan RMN

“Kami sudah bertemu dengan Dinas Pendidikan, dan hari ini kami berharap Kanwil Kemenag Sumut juga dapat menerapkan kurikulum tersebut kepada siswa di madrasah dan pesantren. Ini penting agar generasi muda kita paham bahayanya sejak dini,” ucap Tatar.

Pertemuan ini diharapkan dapat melahirkan program kerja nyata yang menguatkan peran kedua instansi. Dengan semangat kolaborasi, Kemenag dan BNN Sumut berkomitmen menciptakan lingkungan yang sehat dan Sumatera Utara yang bebas dari peredaran narkoba. (Red)

Ayo baca berita menarik lainnya dan follow kami di Google News