DATAPOST.ID MEDAN — Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2025 yang digelar di Provinsi Banten secara resmi ditutup oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar.

Dalam kejuaraan tersebut, kontingen Provinsi Sumatera Utara berhasil menyabet 13 medali.

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar dalam sambutannya mengungkapkan apresiasi yang mendalam atas kreativitas dan karya luar biasa yang ditampilkan para siswa madrasah dari seluruh Indonesia.

“OMI 2025 menampilkan berbagai macam karya yang luar biasa. Inilah wujud nyata dari semangat hikmah, akar sejarah peradaban manusia yang pertama”, kata Menteri Agama.

Menurutnya, konsep hikmah telah lama menjadi fondasi utama pendidikan madrasah.

Dia menegaskan, bahwa metode pendidikan berbasis hikmah sejatinya bersifat universal dan inklusif.

“Madrasah tidak hanya milik umat Islam. Sejarah menunjukkan, lembaga sejenis madrasah juga berkembang di kalangan Yahudi dan Nasrani. Madrasah lahir dari semangat multikultural, dialog antaragama, dan kedisiplinan ilmu”, tuturnya.

Menteri Agama mengungkapkan bahwa sejak masa keemasan Islam, madrasah sudah menjadi pusat integrasi antara ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum.

Baca Juga :  Kejati Kaltim Tahan Tersangka Baru Kasus Korupsi Lahan Transmigrasi Rp500 Miliar

“Ciri khas keilmuan Islam klasik adalah tidak ada sekat antara ilmu agama dan ilmu sains. Dari madrasah lahir para ilmuwan besar yang juga tokoh agama. Inilah yang membedakan pendidikan Islam di masa lalu”, ungkapnya.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, H. Ahmad Qosbi, S.Ag., MM., mengucapkan selamat kepada para siswa yang telah meraih prestasi.

“Pencapaian ini merupakan usaha dan kerja keras seluruh pihak dalam memberikan bimbingan kepada para siswa”, tuturnya.

Ahmad Qosbi berharap prestasi yang diraih menjadi motivasi untuk meraih hasil yang lebih baik pada ajang OMI tahun depan.

Kakanwil Kemenag Sumut ini juga sangat bersyukur dan menyambut baik atas raihan prestasi kontingen asal Sumatera Utara.

“Prestasi ini kiranya menjadi motivasi bagi para siswa untuk tetap belajar dan tetap semangat menyiapkan diri pada setiap event kegiatan yang diperlombakan”, ungkapnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumut, Erwin Pinayungan Dasopang sangat bersyukur dan merasa bangga atas prestasi yang diraih oleh siswa madrasah serta mengucapkan terima kasih atas semua pihak atas dukungan dan doa sehingga siswa-siswi madrasah bisa membawa pulang medali bagi kontingen OMI Sumatera Utara.

Baca Juga :  Kloter 1 Debarkasi Medan Dijadwalkan Tiba di Tanah Air 12 Juni 2025, Kakanwil Kemenag Sumut Sampaikan Aturan Keluarga Menjemput Jemaah

Erwin juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas perjuangan siswa-siswi madrasah dalam mengikuti perlombaan sehingga bisa meraih 13 medali.

“Semoga dengan prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswi madrasah untuk terus rajin belajar agar dapat meraih prestasi yang lebih baik lagi di tahun depan”, ujarnya.

Daftar medali yang diraih kontingen asal Sumatera Utara, antara lain:
Medali Perak tingkat Madrasah Aliyah.
* Mata Pelajaran Matematika diraih oleh Yusuf Hanafi Manik dari MAN Dairi.
* Mata Pelajaran Fisika diraih oleh M. Adhitya Bagaskara dari MAS Al Azhar Asyarif Sumut.

Medali Perunggu tingkat Madrasah Ibtidaiyah.
* Mata Pelajaran IPAS diraih oleh Keandre Arkana Zebua dari MIN 1 Medan.

Baca Juga :  Pj Gubsu: Keberhasilan PON XXI Aceh-Sumut 2024 Merupakan Kolaborasi Anak Bangsa

Medali Perunggu tingkat Madrasah Tsanawiyah.
* Mata Pelajaran Matematika diraih oleh Arka Maesa Aristia dari MTsN 2 Medan.
* Mata Pelajaran Matematika diraih oleh Muhammad Adrian dari MTsN 2 Deli Serdang
* Mata Pelajaran IPA diraih oleh Keisya Chalida Najwa Tanjung dari MTsN 3 Tapsel
* Mata Pelajaran IPS diraih oleh Fara Humaira dari MTsN Tanjung Balai.

Medali Perunggu tingkat Madrasah Aliyah.
* Mata Pelajaran Matematika diraih oleh Nursofia Simanjuntak dari MAS Al-Ikhlas Tarutung Dua.
* Mata Pelajaran Matematika diraih oleh M. Faizul Khairi Rangkuti dari MAN Karo.
* Mata Pelajaran Biologi diraih oleh Daffa Raehan Amri Lubis dari MAN 1 Madina.
* Mata Pelajaran Biologi diraih oleh Nadya Zahra Br Saragih dari SMA Unggulan CT Foundation.
* Mata Pelajaran Ekonomi diraih oleh Atilla Fathan Firanska dari MA Al Azhar Asyarif Sumatera Utara.

Medali Perunggu OMI Riset (MTsN 3 Medan) diraih oleh Wildan Anuragasetyo dan Abraham Ahmad Arrum.

Ayo baca berita menarik lainnya dan follow kami di Google News.