PADANGSIDEMPUAN II DATAPOST.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) memeriksa mantan Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Sukhairi Nasution dan eks Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Doli Parlindungan Pasaribu terkait kasus korupsi jalan di Sumut.

Selain Sukhairi dan Doli Pasaribu, KPK RI juga memeriksa mantan Plt Kadis PUPR Madina Elvi Yanti Harahap dan eks Kabid Bina Marga Dinas PUPR Madina Rajab.

“Pemeriksaan pada pejabat Madina dan Tapsel ini dilaksanakan di Kantor KPPN Padang Sidempuan di Jalan Kenanga,”ungkap Jubir KPK RI kepada wartawan via whatsapp, Rabu (07/10/2026).

Budi menjelaskan, KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi dan pihak terkait dalam pengembangan penyidikan perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) terkait proyek pembangunan dan preservasi jalan di Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah Sumatera Utara.

“Pemeriksaan kepada pejabat yang diduga terlibat dalam kasus ini dilakukan di dua tempat berbeda. Pemeriksaan pertama dilakukan di Kantor KPPN Padang Sidempuan. Sementara pemeriksaan kedua dilakukan di Gedung Merah Putih KPK di Jakarta Selatan,”sambungnya.

Baca Juga :  Kejati Sumut 'Obok Obok' Pelindo Belawan

Budi juga membeberkan nama-nama pejabat yang diperiksa di Kantor KPPN Padang Sidempuan yaitu mantan Bupati Tapanuli Selatan Doli Parlindungan Pasaribu, mantan Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution.

Kemudian eks Plt Kadis PUPR Madina Elvi Yanti Harahap, eks Kabid Bina Marga PUPR Madina Rajab, Staf Honorer Dinas PUPR Mandailing Natal MRD, driver Dinas PUPR Tapsel HR, dan mantan Kadis PUPR Paluta Ramlan.

“Pemeriksaan kedua dilakukan di Gedung Merah Putih KPK,” ujar Budi lagi.

Untuk lokasi Jakarta, pejabat yang diperiksa berasal dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara.

Ada delapan pejabat yang diperiksa di Jakarta antara lain:

1. STL – ASN/Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara (2024 – 2025)

Baca Juga :  Sidang Kasus Bansos PENA Bergulir, Massa Desak Kejaksaan Periksa Seluruh Pihak yang Terlibat

2. DIC – ASN/Kasatker PJN Wilayah I Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara (2023 – 2025)

3. RP – ASN/Kasatker PJN Wilayah I Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara (2021 – 2023)

4. MPP – ASN/PPK 1.4 Satuan Kerja Wilayah I Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara (2021 – 2023)

5. FAI – ASN/PPK 1.1 Satuan Kerja Wilayah I Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara (2023 – 2025)

6. HDK – ASN/PPK 1.2 Satuan Kerja Wilayah I Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara (2023 – 2025)

7. TRP – ASN/Kasatker PJN Wilayah II Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara (2023 – 2024)

8. MAN – ASN/PPK 2.2 di Satuan Kerja Wilayah II Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara (2023 – 2025).

Sehari sebelumnya atau Selasa (06/10/2026), tim penyidik KPK memanggil tujuh orang pegawai di Pemkot Padang Sidempuan dan Pemkab Tapanuli Selatan (Tapsel) terkait kasus dugaan korupsi jalan di Sumut.

Baca Juga :  Soal DIF 2023, Gerindra Binjai Minta Kajari Lebih Teliti

Beberapa pejabat yang diperiksa di Kantor KPPN Padang Sidempuan, Selasa (06/10/2026) antara lain eks Kadis PUPR Padangsidempuan Ahmad Juni dan Kadis PUPR Tapsel saat ini Fachri Ananda Harahap.

Selain itu, KPK juga memeriksa Fazra Ibrahim Hutasuhut Ajudan Wali Kota Padang Sidempuan Letnan Dalimunte. Kemudian Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setda Pemkot Padang Sidempuan Siti Humairo.

Fungsional Pengadaan Barang dan Jasa Muda di Bagian Pengadaan Barang/Jasa Setda Pemkot Padang Sidempuan Syawal Sani Siregar. Kabid Bina Marga Dinas PUTR Pemkot Padang Sidempuan Addi Mawardi Harahap.

Sementara dari Tapsel antara lain Kepala Dinas PUPR Pemkab Tapsel Fachri Ananda Harahap. Kabid Bina Marga Dinas PUPR Pemkab Tapsel periode 15 November 2023-21 Mei 2025 Oscar Hendera Daulay. (*)