MANDAILING NATAL II DATAPOST.ID – Warga Desa Lumban dolok Kecamatan Siabu digemparkan dengan adanya penemuan narkoba jenis Sabu dan alat hisab (Bong) di sebuah pondok ditengah kebun, Senin (07/04/2025) siang hari.

Sontak penermuan narkoba tersebut langsung dilaporkan warga Desa Lumban dolok ke Satres Narkoba Polres Madina.

Akan tetapi, berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan, ternyata laporan penemuan Narkoba jenis sabu itu mendapat serangan dari oknum dengan membawa senjata tajam yang diduga kuat tidak senang atas laporan tersebut.

Bahran Daulay Ajak Orang Tua Untuk Perhatikan Generasi Muda

Anggota DPRD Madina dari Partai Gerindra, Bahran Saleh Daulay menanggapi hal ini kepada wartawan, Selasa (08/04/2025) menuturkan serta berharap agar masyarakat harus kompak dan tanggap untuk memerangi peredaran narkoba di Kecamatan Siabu khususnya di Desa Lumban dolok.

Baca Juga :  Aktivis Mahasiswa Pakuan Bogor Suarakan Anti Anarkis, Karena Disusupi Kelompok Anarko

Kemudian politisi Partai Besutan Prabowo Subianto itu pun meminta dengan tegas agar pihak kepolisian dapat memberikan jaminan keselamatan terhadap masyarakat yang memberikan informasi dan mengungkap penemuan ini.

“Kita harapkan juga peran serta orang tua dan masyarakat agar pro aktif dalam memerangi narkoba membantu tugas Polisi,”pungkasnya.

Ket foto : Narkoba jenis sabu dan alat hisab yang ditemukan warga desa Lumban Dolok Siabu di pondok kebun, Senin (07/04/2025).(Ist)

Satres Narkoba Polres Madina Lakukan Pengembangan

Sementara itu Kapolres Madina, AKBP Arie Sofandi Paloh, SH, SIK melalui Kasatres Narkoba, AKP Bringin Jaya saat dikonfirmasi wartawan membenarkan bahwa adanya laporan warga Desa Lumban dolok Kecamatan Siabu terkait penemuan tersebut.

”benar kita ada menerima laporan warga terkait penemuan narkoba jenis sabu dan alat hisab di sebuah pondok. Dan laporan itu kita tindaklanjuti,”sebutnya.

Baca Juga :  Beras Tak Layak Konsumsi Dijual Pemkab Madina, Iskandar Hasibuan : Ganti Kadis Ketapang Karena Tak Mampu Bekerja

Atas tindaklanjut laporan warga itu tambahnya, kita telah mengirim anggota ke TKP untuk melakukan pengembangan.

“anggota bersama warga sudah ke TKP, dan kita akan melakukan pengembangan dan proses penyelidikan terhadap yang diduga para pelaku untuk perkembangan selanjutnya,”tegasnya. (*)