MANDAILING NATAL II DATAPOST.ID – Setelah sebelumnya viral dengan dugaan pungutan liar (pungli) atas kendaraan yang parkir dihalaman mesjid Nur Ala Nur Desa Parbangunan, Aek godang kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Kini, Masjid Agung Nur Ala Nur yang menjadi icon kota serambi mekkahnya provinsi Sumut ini kembali diperbincangkan masyarakat, khususnya warga yang hendak melaksanakan ibadah sholat di Masjid tersebut.

Pasalnya, pihak Badan Kenaziran Masjid (BKM) diduga membuat peraturan yang tidak masuk diakal, yakni melarang jemaah memarkirkan kendaraan di halaman Masjid Agung yang hendak melaksanakan sholat.

Dalam vidio yang berdurasi 1 menit 4 detik yang tersebar di grup Whatsapp, terlihat jemaah sangat kecewa akibat tidak diperbolehkan parkir di dalam halaman Masjid.

Baca Juga :  Nikson Nababan Dorong Pentingnya Kebijakan Strategis Benahi Sektor Pendidikan

Bahkan dalam video itu, pintu pagar Masjid sengaja ditutup petugas agar tidak boleh dimasuki kendaraan.

“Gak dikasih masuk, harus bayar parkir juga ya, padahal mau sholat ya bang,” ucapan warga yang ada dalam vidio tersebut.

Ket foto : Warga yang mau Sholat Magrib, namun mobilnya tidak boleh parkir dihalaman Mesjid Nur Ala Nur, Sabtu (11/04/2026). (*)

Video yang diambil pada tanggal Sabtu (11/04/2026) menjelang sholat Magrib itu pun langsung menuai berbagai reaksi dari masyarakat.

Banyak warga menilai kebijakan tersebut tidak berpihak kepada jemaah, terlebih masjid merupakan tempat ibadah yang seharusnya memberikan kemudahan bagi umat Muslim untuk beribadah.

Sejumlah warga juga mempertanyakan alasan penutupan akses parkir di halaman masjid, mengingat selama ini area tersebut lazim digunakan jemaah untuk memarkirkan kendaraan saat waktu salat tiba.

Baca Juga :  APH Mabes TNI/Polri Diminta Turun, 2 Alat Berat PETI Bebas Beroperasi Di Lobung Kecamatan Lingga Bayu

“Kami heran, kenapa justru dipersulit. Harusnya kan dimudahkan orang mau ibadah,” kata salah seorang warga lainnya.

Sementara, Ketua BKM Masjid Agung, Khoirul Anwar Siregar yang dikonfirmasi media secara singkat mengaku berterima kasih atas laporan yang ia terima.

“Ok makasih infonya dek,” tulis Khoirul Anwar Siregar menjawab konfirmasi wartawan, Minggu (12/04/2024) sore. (*)