MANDAILING NATAL II DATAPOST.ID – Pihak Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Nurul Iman, Desa Huta Tinggi, Kecamatan Puncak Sorik Merapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memastikan pembangunan MCK Masjid akan terus dilanjutkan hingga selesai.

Mereka menjelaskan bahwa terhentinya pembangunan MCK Masjid tersebut dikarenakan libur Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Idul Adha.

Selain itu, alasan lain kata Kepala Desa Huta Tinggi, Muhammad Taufik, terjadi miskomunikasi antara BKM dan kepala Desa, yang membuat kepala Desa mengira dana hibah untuk Mesjid mereka telah habis. Padahal, BKM masih memiliki dana untuk melanjutkan proyek tersebut.

“Terjadi miskomunikasi, waktu di konfirmasi wartawan, saya mengira dananya sudah habis, makanya saya bilang begitu, namun setelah wartawan pulang saya hubungi BKM Mesjid ternyata dananya masih ada, sehingga muncul pemberitaan seperti itu,”ucap Kades Jumat (13/06/2025).

Baca Juga :  Bandara Bukit Malintang Madina Siap Beroperasi April 2024

Sebelumnya, Pembangunan MCK di Mesjid Nurul Iman, Desa Huta Tinggi, Kecamatan Puncak Sorik Merapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), sebagian terbengkalai dan belum selesai dikerjakan hingga saat ini.

Padahal, proyek ini dananya bersumber dari hibah Provinsi sebesar Rp400 juta pada tahun 2024 lalu. Kepala Desa dikonfirmasi saat itu mengakui anggaran pembangunan MCK sudah habis.

Sehingga muncul pemberitaan dugaan adanya penyelewengan anggaran, dan masyarakat mengaku curiga terhadap transparansi dan pengelolaan dana pembangunan Mesjid tersebut.

Namun, kini, BKM mengaku berkomitmen untuk menyelesaikan MCK itu secepatnya agar dapat digunakan sepenuhnya oleh jemaah dan warga, serta menghindari keresahan di kalangan masyarakat.

Pantauan wartawan, Hari ini pembangunan MCK Mesjid telah dimulai kembali dengan pengerahan tukang untuk segera menyelesaikan proyek tersebut. (Basid)