MANDAILING NATAL II DATAPOST.ID – Guna memastikan proyek pembangunan telah selesai dikerjakan untuk Tahun Anggaran (TA) 2025. Komisi III DPRD Madina melakukan kunjungan lapangan, Kamis (08/01/2026).

Kunjungan pertama, tim komisi III DPRD Madina yang di ketua Bahran Saleh Daulay menyambangi pembangunan gedung PMI Madina yang dilanjutkan ke gedung Puskesmas Sibanggor Jae.

Pantauan wartawan, selain ketua komisi III, Bahran Saleh Daulay, anggota lainnya seperti Soripada Mulia, Khairul Anwar, dan Suhelmi turut juga mendampingi dalam kunjungan tersebut.

Dilokasi gedung PMI mereka mendapati finishing pembangunannya tidak rapi di dinding lantai dua di setiap sisi bangunan.

Sementara di Puskesmas Sibanggor Jae, mereka melihat bahwa pembangunan pagar Puskesmas masih terus dikerjakan dan ada pula dinding luar yang belum di cat, dan finishing pekerjaan masih terus lakukan.

Baca Juga :  Ingatkan Akuntabilitas, Komandan Madina Pantau Seluruh Pekerjaan Konstruksi TA 2025,

Disela peninjauan, ketua komisi III DPRD Madina, Bahran Saleh Daulay menekankan kepada pihak kontraktor agar benar-benar menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan ketentuan sebagaimana mestinya.

Ket foto : Tinjauan Komisi III DPRD ke pembangunan gedung PMI Madina, Kamis (08/01/2026). (Ist)

‎”Saya menekankan kepada pihak kontraktor agar mengerjakannya sesuai ketentuan dengan adendum yang telah diberikan.”ujarnya.

Kemudian politisi Partai Gerindra yang merupakan besutan presiden RI ke 8 Prabowo Subianto itu pun menyatakan bahwa tinjauan lapangan ini dilaksanakan sebagai wujud pengawasan untuk memastikan pembangunan di Madina sesuai perencanaan, tepat waktu, dan memenuhi standar mutu yang ditetapkan hingga proyek tuntas dikerjakan.

Sementara itu, anggota Komisi III, Suhelmi mengatakan bahwa sesuai dengan hasil kunjungan tersebut Puskesmas Sibanggor Jae saat ini masih dikerjakan dengan tahap finishing.

Baca Juga :  Pembangunan Puskesmas Sibanggor Jae, PPK : Sudah Selesai

“Kita lihat dilapangan bahwa finishing pembangunan Puskesmas Sibanggor Jae hingga saat ini belum selesai, kontraktor masih terus bekerja menyelesaikan pagar yang belum siap dipasang, dan ada juga dinding bangunan bagian luar yang belum di cat.”ungkapnya.

Lalu Suhelmi pun menuturkan dengan keterlambatannya pekerjaan, menurutnya pihak kontraktor diduga tidak mengindahkan kualitas bangunannya lagi, dimana Puskesmas ini dengan bangunan berlantai dua.

“Untuk kedepan saya harap Pemerintah Daerah mempercepat proses tender proyek di Madina agar tidak ada lagi hal seperti ini, proyek yang masih dikerjakan hingga awal tahun,” tegasnya mengakhiri. (*)