Idap Kanker Mata, Seorang Balita Butuh Bantuan Biaya Berobat
MANDAILING NATAL II DATAPOST.ID – Sungguh memilukan nasib yang dialami Seorang balita berusia 1 tahun 3 minggu, asal Desa Kampung Padang, Sigalapang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).
Balita yang diketahui bernama Amanda Tiara Indrayani ini mengidap penyakit dengan adanya benjolan merah di area kedua bola matanya.
Putri ke empat pasangan Indra (42) dan Nurliani (29) ini diketahui mengidap penyakit kanker mata ganas, akibatnya pertumbuhan jaringan pada mata tidak normal.
Kondisi ini memerlukan pemeriksaan medis segera oleh dokter spesialis mata atau spesialis bedah untuk menentukan penyebab dan mengobati penyakit yang diderita balita tersebut.
Sementara, dengan mata yang berkaca-kaca, sang ayah Indra mengaku sudah tidak lagi memiliki kemampuan untuk membiayai pengobatan putri tercintanya.
Kondisi ekonomi keluarga yang serba terbatas membuat mereka hanya bisa pasrah sembari berharap ada uluran tangan dari dermawan atau orang yang memiliki kepedulian.
“Kami tidak punya biaya membawa putri kami berobat ke Padang, kami sangat mengharapkan bantuan dari dermawan untuk biaya perobatan putri kami,”katanya pilu, Sabtu (11/07/2026)..
Setiap hari, kedua orang tua balita tersebut hanya bisa menyaksikan buah hati mereka berjuang menahan sakit.
Harapan dan doa agar sang putri dapat segera memperoleh penanganan medis yang layak terus mereka panjatkan, meski keterbatasan biaya menjadi penghalang terbesar.
Kini, mereka berharap adanya dermawan yang bersedia menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu biaya pengobatan putri mereka.
Bantuan sekecil apa pun diyakini akan menjadi harapan besar bagi keluarga tersebut agar sang buah hati dapat segera dirujuk dan mendapatkan perawatan yang dibutuhkan.
Bantuan Pemerintah
Selain mengharapkan kepedulian masyarakat, keluarga ini juga memohon perhatian Pemerintah Kabupaten Madina agar dapat turun tangan memberikan bantuan.
“Kami berharap putri kami bisa memperoleh kesempatan untuk menjalani pengobatan dan kembali tumbuh sehat seperti anak-anak seusianya,”pintanya sedih. (*)

Tinggalkan Balasan