Gelar Coffee Morning: Jaksa Perkuat Sinergi Wujudkan Padang Panjang Kota Layak Anak
Ringkasan Berita:
• Peran Aktif Aparat Hukum dalam Perlindungan Sosial
• Peran Kejaksaan Negeri yang tidak hanya berfokus pada penindakan hukum, tetapi juga bergerak aktif dalam pencegahan dan perlindungan sosial.
• Melalui program Jaksa Peduli Anak, kejaksaan hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan lembaga sosial dalam mengawal amanat konstitusi negara untuk melindungi anak-anak terlantar.
• Hal ini menunjukkan bahwa penegakan hukum dan kesejahteraan sosial adalah dua hal yang tak terpisahkan dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera, sekaligus mempercepat status Padang Panjang sebagai Kota Layak Anak.
DATAPOST.ID | PADANG PANJANG – Guna memastikan pemenuhan hak konstitusional anak dan mempercepat terwujudnya wilayah ramah anak, Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang Panjang menggelar pertemuan strategis bertajuk “Coffee Morning Jaksa Peduli Anak”. Kegiatan ini mempertemukan pihak kejaksaan, Dinas Sosial, serta seluruh pengurus Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) atau panti asuhan se-Kota Padang Panjang, Jumat (5/6/2026).
Inisiatif ini menjadi langkah nyata aparat penegak hukum dalam mengawal amanat Pasal 34 ayat (1) UUD 1945 yang menegaskan bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar adalah tanggung jawab negara untuk dipelihara dan dilindungi. Melalui suasana diskusi yang hangat dan terbuka, pertemuan ini berfokus pada penyamaan persepsi serta penguatan koordinasi lintas sektor guna melindungi hak asasi anak, mulai dari hak pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan dari berbagai ancaman sosial.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kejari Padang Panjang, Bambang Irawan, S.H., M.H., didampingi Kepala Dinas Sosial Kota Padang Panjang, Dr. Winarno, S.E., M.E. Turut hadir jajaran pejabat teknis, UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak, serta pengurus panti asuhan Amanah Bundo, Aisiyah, Trimurni, PSBR Harapan, dan Abulya Tama.
Dalam sambutannya, Bambang Irawan menegaskan komitmen Kejaksaan melalui peran Jaksa Pengacara Negara (JPN) untuk hadir menjamin hak-hak anak sebagai aset masa depan bangsa. Menurutnya, kolaborasi antara aparat hukum dan lembaga sosial menjadi kunci utama dalam mencegah berbagai persoalan yang mengancam tumbuh kembang anak, seperti kenakalan remaja, penyalahgunaan narkotika, perundungan, hingga keterlibatan anak dalam tindak pidana.
“Anak-anak merupakan aset bangsa yang harus mendapatkan perlindungan dan pendampingan yang optimal. Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun komunikasi yang lebih erat dengan seluruh pemangku kepentingan, khususnya lembaga yang selama ini berperan langsung dalam pengasuhan dan pembinaan anak. Sinergi ini sangat penting agar kita bisa mendeteksi dan mencegah masalah sejak dini,” tegas Bambang Irawan.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Padang Panjang, Dr. Winarno, menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang diambil Kejari Padang Panjang. Ia menilai forum ini sebagai wadah strategis yang mempertemukan kebijakan pemerintah dengan pengalaman nyata di lapangan.
“Kami menyambut baik kegiatan ini, karena menjadi wadah untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi dalam memberikan perlindungan, pembinaan, dan kesejahteraan bagi anak-anak yang berada di bawah pengasuhan lembaga sosial. Kehadiran kejaksaan memberikan jaminan hukum sekaligus semangat baru bagi kami dalam bekerja,” ujar Dr. Winarno.
Pada sesi diskusi, para pengurus panti asuhan secara terbuka menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi, mulai dari kebutuhan pendidikan karakter, pendampingan psikologis, hingga pemahaman hukum dasar bagi anak asuh. Berbagai masukan tersebut dicatat sebagai bahan evaluasi dan dasar penyusunan langkah kerja sama yang lebih konkret ke depannya.
Kegiatan Coffee Morning Jaksa Peduli Anak ini ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol ikrar komitmen bersama. Kejaksaan Negeri Padang Panjang berharap kerja sama yang terjalin tidak hanya bersifat seremonial, melainkan berkelanjutan dan berdampak nyata dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, sehingga cita-cita Padang Panjang sebagai Kota Layak Anak dapat segera terwujud sepenuhnya. (Rill/***)
Dapatkan berita-berita terbaru dan menarik lainnya dengan mengikuti kami di Google News

Tinggalkan Balasan