Berikan Pembelajaran Individual, Guru SLB Sambangi Peserta Didik Disabilitas Di Hilisebua Gido
Datapost.Id, Nias – Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan layanan pendidikan yang merata bagi seluruh peserta didik berkebutuhan khusus, SLB Negeri Gunungsitoli melaksanakan kegiatan home visit kepada peserta didik yang mengalami hambatan untuk hadir secara rutin di sekolah.
Kali ini, seorang Guru Pendidikan Khusus SLB Negeri Gunungsitoli, Vasas E. Lase, menyambangi seorang siswa didik disabilitas kelas II SD SLB di Desa Hilisebua, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias. Karena Yanida Gulo yang merupakan anak kurang mampu itu telah mengalami cacat fisik dimana kedua kakinya telah membengkok. Namun kehadiran SLB sangat membantu dalam proses belajar meskipun harus menempuh jarak kurang lebih 35 kilo meter dari sekolah kerumah Yanida Gulo.
Tujuannya kedatanga Guru SLB tersebut, untuk melakukan asesmen perkembangan peserta didik, memberikan layanan pembelajaran individual, serta berdiskusi dengan orang tua mengenai kebutuhan dan dukungan yang diperlukan dalam proses pendidikan anak.
Home visit ini merupakan salah satu strategi layanan pendidikan yang bertujuan memastikan setiap anak tetap memperoleh hak belajar tanpa terkendala oleh kondisi fisik maupun faktor lingkungan.
Selain melakukan pemantauan perkembangan belajar, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat komunikasi dan kerja sama antara sekolah dengan keluarga peserta didik. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada kamis (11/06/2026).
Pantauan media ini, dalam pelaksanaannya guru memberikan stimulasi pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan peserta didik. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat, sehingga peserta didik dapat mengikuti pembelajaran dengan nyaman di lingkungan rumahnya sendiri.
Vasas E. Lase, S.Pd., kepada Datapaost.Id menyampaikan bahwa home visit merupakan bentuk nyata pelayanan pendidikan yang berpusat pada kebutuhan peserta didik.
“Setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas. Melalui home visit, kami dapat memberikan layanan yang lebih dekat, memahami kebutuhan peserta didik secara langsung, serta membangun kolaborasi yang lebih kuat dengan keluarga,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan