Aktivitas PETI Di Kawasan HGU PT PSU Patiluban Natal Marak
MANDAILING NATAL II DATAPOST.ID – Keberanian pelaku Penambangan Tanpa Izin (PETI) menyerobot lahan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) PT Perkebunan Sumatera Utara (PT PSU) Kebun Patiluban di Kecamatan Natal pantas diduga karena mendapat perlindungan dari Aparat (APH).
Siapakah dalang dibalik keberanian pelaku PETI melakukan aktivitas operasi penambangan dikawasan PT PSU ? Pertanyaan ini muncul ditengah masyarakat di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).
Bahkan terkait keberadaan PETI di Kawasan HGU PT PSU sudah menjadi perhatian bagi Bupati Madina H Saipullah Nasution dan sebagaimana dilansir pada beberapa media online, Bupati Madina telah melaporkan keberadaan PETI di HGU PT PSU kepada Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution.
Pemerhati Keselamatan Lingkungan
Terkait keberanian pelaku PETI melakukan aktivitas operasi penambangan di kawasan PT PSU, pemerhati keselamatan lingkungan M J Nasution, Senin (13/04/2026) yang dimintai pendapatnya, kepada Wartawan menyatakan bahwa ancaman kerusakan lingkungan akibat aktivitas PETI sudah semakin memprihatinkan, selaku pecinta keasrian alam, Dia meminta agar Kapolri dan Panglima TNI segera turun menindak tegas pelaku PETI.
“Mafia PETI di Madina ini sudah semakin berani, dan dampak kerusakannya sudah sangat memperihatinkan, Kita berharap Kapolri dan Panglima TNI turun bersama menindak pelaku PETI yang diduga menjarah lahan milik PT PSU” Tegas M J Nasution.
Dia juga meminta agar DPRD Sumut khususnya Komisi II segera memanggil Direktur Utama PT PSU untuk memberi penjelasan tentang keberadaan PETI di lahan perkebunan yang dibiayai dengan menggunakan uang rakyat, dan menjadi penyumbang PAD Pemerintah Provinsi Sumut.
“DPRD Provinsi Sumut juga jangan tinggal diam segera panggil Dirut PT PSU untuk dimintai penjelasan tentang keberadaan aktifitas PETI yang marak di Perkebunan Patiluban” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan