Hj Nurainun Siregar, Tinggalkan Keluarga Tercinta Demi Mengemban Amanah Tugas Negara
DATAPOST.ID | MEDAN – Pengabdian tulus demi kelancaran ibadah umat dan kepentingan negara tampaknya menjadi prinsip utama yang dipegang teguh Hj Nurainun Siregar. Pegawai Negeri Sipil yang bertugas di Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Binjai ini, dengan tegar dan ikhlas harus berpisah sementara dari seluruh anggota keluarga tercinta — mulai dari suami, anak, menantu hingga cucu — guna melaksanakan tugas sebagai panitia penyelenggara ibadah haji di Embarkasi Medan tahun 2026.
Ia telah meninggalkan kediamannya di Jalan Bengkulu, Binjai sejak tanggal 21 April lalu dan diperkirakan baru bisa berkumpul kembali setelah masa tugas berakhir selama kurang lebih 20 hari ke depan.
Kepada awak media, Sabtu (09/05/2026), perempuan yang masih memiliki masa kerja sekitar empat tahun lagi menjelang pensiun ini menceritakan bahwa pengalaman berpisah dengan keluarga demi tugas penyelenggaraan haji bukanlah hal yang baru baginya. “Sebelumnya pada tahun 2023 saya juga ditugaskan menjadi petugas kelompok pendukung, waktu itu masa pisahnya bahkan lebih lama lagi yakni mencapai 40 hari lamanya,” kenangnya.
Kisah berbeda terjadi pada tahun 2024 silam, saat ia berkesempatan melaksanakan ibadah haji bukan sebagai petugas haji melainkan bersama suami tercinta, Edi Harianto — pensiunan guru di salah satu sekolah menengah atas di Binjai — kala itu hanya anak, menantu dan cucu yang harus ditinggal sementara waktu.
Tahun ini, ia mendapat amanah bertugas di Sekretariat Pendukung Petugas Ibadah Haji, salah satu unit kerja yang memiliki peran sangat krusial di balik layar pelayanan. Bersama sembilan rekan kerjanya yang terdiri dari lima laki-laki dan lima perempuan, tanggung jawab utamanya adalah memastikan penyediaan serta pengaturan konsumsi bagi seluruh petugas dan pihak terkait yang bertugas selama rangkaian proses berlangsung. Meski terlihat sepele, tugas ini memerlukan ketelitian tinggi, mengingat harus menyesuaikan kebutuhan dengan ketersediaan anggaran dan jumlah orang yang dilayani.
“Di sini ada saja tantangan yang kami hadapi, ada rasa gembira namun tak jarang juga timbul rasa sedih atau lelah. Namun hal terpenting bagi kami adalah semua orang yang bertugas bisa terlayani dengan baik dan cukup sesuai ketentuan yang berlaku,” ucapnya dengan nada rendah hati.
Selama masa bertugas, jadwal kerjanya terhitung sangat padat, dimulai sejak pukul 06.00 WIB pagi hingga pukul 22.00 WIB malam setiap harinya dan seluruh petugas diwajibkan tinggal di lingkungan Asrama Haji Medan agar selalu siap dipanggil sewaktu-waktu. Kesempatan bertemu keluarga pun menjadi sangat terbatas. Hanya pada minggu pertama bertugas ia sempat pulang sebentar ke Binjai dan bersua langsung dengan suami serta kedua anaknya, yakni Eka Putri Harianto dan drg Yulia Dewi Harianto.
Sejak saat itu hingga kini, komunikasi hanya terjalin lewat sambungan telepon tanpa bisa saling bertatap muka dan bertemu langsung. Meski begitu, ia tidak pernah mengeluh dan tetap melaksanakan seluruh tugas yang dibebankan kepadanya dengan sebaik-baiknya.
Di sela kesibukannya melayani dan mengurus keperluan operasional, Hj Nurainun juga menyampaikan harapan besarnya bagi lembaga tempatnya mengabdi selama bertahun-tahun. “Saya berharap Kementerian Haji dan Umrah semakin maju, semakin mantap melenggang sebagai lembaga mandiri, serta semakin mampu memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh umat yang hendak menunaikan panggilan suci. Harapan pribadi saya, kelak masih diberi kesempatan lagi untuk ditugaskan menjadi petugas pendamping jamaah dan kembali diberangkatkan ke Tanah Suci demi mengabdi langsung di sana,” ungkapnya penuh harap.
Pengorbanan waktu, perasaan rindu serta tenaga yang ia berikan menjadi bukti nyata semangat pengabdian aparatur sipil negara yang menempatkan kepentingan umum dan tugas kenegaraan di atas kepentingan pribadi maupun keluarga. Semoga seluruh lelah dan rindu yang dirasakan dicatat sebagai amal kebajikan, diberi balasan terbaik dan kemudahan dalam setiap urusannya. (Red)
Ayo baca berita menarik lainnya dan follow kami di Google News

Tinggalkan Balasan