Juara 2 Nasional! Siswa MAN Labuhanbatu Raih Prestasi di Kelana Reels Challenge Hari Ozon Sedunia 2026
Ringkasan Berita:
• Tiga siswi MAN Labuhanbatu — Amanda Mutiara Pohan, Aisyah Namira Pulungan, dan Naya Aqila Dalimunthe — meraih Juara 2 Nasional dalam Kelana Reels Challenge Hari Ozon Sedunia 2026 yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup.
• Dibawah bimbingan guru Asmah Syahfitri, mereka menciptakan konten video edukatif tentang pentingnya perlindungan lapisan ozon.
• Kepala MAN Labuhanbatu menyambut bangga prestasi ini dan berharap menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi dan berkarya positif.
DATAPOST.ID | RANTAUPRAPAT — Kabar membanggakan datang dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Labuhanbatu.
Tiga siswi berbakat madrasah ini berhasil meraih Juara 2 Tingkat Nasional dalam ajang “Kelana Reels Challenge Hari Ozon Sedunia 2026”, yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup / Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Republik Indonesia.
Pengumuman pemenang disampaikan secara resmi melalui kanal media sosial resmi KLH/BPLH pada Kamis, 15 Oktober 2026.
Tim yang menyabet prestasi gemilang tersebut tergabung dalam Kelompok Amanda, yang beranggotakan Amanda Mutiara Pohan, Aisyah Namira Pulungan, dan Naya Aqila Dalimunthe.
Ketiganya berhasil menyajikan konten video edukatif dan kreatif berbasis format Reels yang berfokus pada pentingnya perlindungan lapisan ozon dan kelestarian lingkungan.
Karya mereka dinilai unggul dan berhasil mengungguli puluhan tim peserta dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.
Proses pengerjaan video ini memakan waktu sekitar satu minggu, dimulai dari riset materi, penyusunan naskah, pengambilan gambar, hingga penyuntingan akhir — semuanya dilakukan dengan bimbingan telaten guru pembimbing, Asmah Syahfitri, S.Pd., M.Han.
Di bawah arahannya, para siswa belajar menyampaikan pesan lingkungan dengan bahasa visual yang menarik, komunikatif, dan mudah dipahami masyarakat luas.
Kepala MAN Labuhanbatu, Munir Nasution, menyambut gembira pencapaian tersebut.
“Selamat dan terima kasih atas dedikasi dan kerja keras yang telah ditunjukkan. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa pelajar madrasah mampu bersaing dan menunjukkan kualitas terbaiknya di ranah digital tingkat nasional,” ujarnya, Jumat (16/10/2026).
Beliau juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Asmah Syahfitri atas pendampingan yang penuh kesabaran dan dedikasi.
Munir Nasution berharap prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh siswa MAN Labuhanbatu.
“Jangan cepat puas, jadikan ini pijakan untuk terus berkarya dan berprestasi. Semoga lahir lebih banyak lagi inovasi dan karya kreatif yang menyuarakan isu-isu penting bagi masyarakat,” harapnya.
Ketua Kelompok, Amanda Mutiara Pohan, mengaku terharu dan tidak menyangka karya mereka dapat meraih juara 2 tingkat nasional.
“Terima kasih banyak untuk Bu Asmah Syahfitri yang tak henti membimbing kami, juga pihak madrasah dan teman-teman yang selalu mendukung. Semoga video kami tidak sekadar menjadi syarat lomba, tapi benar-benar bermanfaat dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan,” ungkap Amanda.
Sementara itu, Asmah Syahfitri selaku guru pembimbing mengaku bangga melihat semangat dan kedisiplinan siswanya.
“Kunci keberhasilan mereka ada pada keterbukaan menerima masukan dan keinginan kuat untuk terus belajar memperbaiki diri. Mereka rela meluangkan waktu di luar jam pelajaran demi menyempurnakan karya ini,” tuturnya.
Prestasi ini sekaligus membuktikan bahwa pendidikan berbasis madrasah mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi digital dan peduli terhadap isu lingkungan hidup.
Pihak madrasah berkomitmen untuk terus memfasilitasi potensi dan bakat peserta didik di berbagai bidang demi lahirnya lebih banyak lagi prestasi-prestasi gemilang di masa depan. (Red)
Dapatkan berita-berita terbaru dan menarik lainnya dengan mengikuti kami di Google News

Tinggalkan Balasan