10 Muharram Ditetapkan Jadi Lebaran Yatim dan Difabel, Menag: Cintai Agama dengan Mencintai Mereka
Ringkasan Berita:
• 10 Muharram Ditetapkan Jadi Lebaran Yatim dan Difabel
• Kolaborasi 20 LAZ dan Kemenag Sumut, 1.000 Paket Santunan Tersalurkan
• Tahun Depan Lebih Meriah, Kemenag Sumut Siapkan Regulasi Kepedulian Berkelanjutan
• Cintai Agama dengan Mencintai Yatim dan Difabel
• Muharram Penuh Kasih Sayang: Perayaan Lebaran Yatim dan Kelompok Difabel
DATAPOST.ID | MEDAN – Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menetapkan momen 10 Muharram sebagai hari perayaan khusus bagi anak yatim dan penyandang disabilitas, yang disebut “Lebaran Yatim dan Kelompok Difabel”. Langkah ini disampaikan Menag saat perayaan di Jakarta, Kamis (25/6/2026), sebagai rangkaian Program Peaceful Muharram yang berlangsung sebulan penuh.
Menag menjelaskan, selain puasa sunah, semangat bulan Muharram harus juga diisi dengan memperkuat kepedulian dan menyantuni anak yatim serta kelompok difabel. “Kita jadikan ini tradisi baru sebagai momentum berbagi. Mari kita bebaskan mereka dari kesulitan hidup,” ajaknya berharap tradisi ini berlanjut setiap tahun.
Senada di Sumatera Utara, Kepala Kanwil Kemenag Sumut Ahmad Qosbi menyambut baik inisiatif tersebut. Ia berterima kasih kepada BAZNAS Sumut, Forum Organisasi Zakat, dan 20 Lembaga Amil Zakat yang berkolaborasi menyalurkan bantuan. Tahun ini disiapkan 1.000 paket santunan bagi anak yatim dan difabel se-Sumut.
“Umat Islam di Sumut dikenal dermawan dan peduli sosial. Semoga kebaikan ini terus berlanjut dan mendapat pahala Allah SWT,” ujar Kakanwil Ahmad Qosbi.

Ia berjanji tahun depan jumlah bantuan akan ditambah, serta akan merancang aturan bersama penyuluh agama dan penghulu untuk membuka saluran infaq dan sedekah secara berkelanjutan.
Perayaan ini menjadi bukti nyata kebersamaan umat dalam merayakan Tahun Baru Islam dengan kasih sayang, kepedulian, dan kebersamaan bagi mereka yang membutuhkan. (dtps01)
Dapatkan berita-berita terbaru dan menarik lainnya dengan mengikuti kami di Google News

Tinggalkan Balasan