DATAPOST.ID | TANJUNG MORAWA – Tingginya semangat masyarakat Tionghoa di Kabupaten Deli Serdang dalam memegang teguh dan melestarikan budaya leluhur sekaligus mampu hidup rukun berbaur dengan seluruh elemen masyarakat, mendapatkan apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Deli Serdang. Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, menilai keharmonisan dan pelestarian budaya yang tercipta di wilayahnya patut dijadikan teladan bagi daerah-daerah lain di Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan Bupati saat menghadiri puncak Perayaan Imlek Bersama se-Deli Serdang Tahun 2026 Masehi / 2577 Kongzili, yang digelar di Kito Convention Hall, Kecamatan Tanjung Morawa, Sabtu malam (21/2/2026). Acara yang diselenggarakan oleh Yayasan Istana Harta Lima Penjuru ini berlangsung meriah dan juga dihadiri oleh Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, S.S., Ketua TP PKK Ny. Jelita Asri Ludin Tambunan, Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., anggota DPRD, para kepala OPD, camat, serta tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga :  Gendong "Cinta Pertama" Pulang Haji, Provost Hubdam I/BB Tuai Pujian.

Dalam sambutannya, Bupati Asri Ludin Tambunan menegaskan bahwa keberagaman budaya yang ada di Deli Serdang merupakan kekayaan bangsa Indonesia yang wajib dijaga dan dipelihara bersama. Ia sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat yang luar biasa dalam merayakan momen sakral ini, yang menjadi bukti nyata bahwa kerukunan antarumat beragama dan antaretnis di daerah tersebut telah terbangun kokoh tanpa gangguan atau perpecahan.

“Deli Serdang memiliki keunikan tersendiri. Masyarakat Tionghoa tetap memegang teguh budayanya, namun tetap bisa berbaur dengan harmonis. Semangat pelestarian budaya ini patut menjadi contoh bagi daerah lain. Keberagaman ini adalah kekayaan bangsa yang harus kita rawat bersama,” ujar Bupati di hadapan ribuan warga yang hadir.

Lebih jauh, Bupati menyoroti indeks toleransi masyarakat Deli Serdang yang tercatat sebagai salah satu yang terbaik di Provinsi Sumatera Utara. Menurutnya, nilai toleransi dan kerukunan yang sudah tercipta dengan baik tersebut harus terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan, karena menjadi pondasi utama dan modal terbesar dalam mempercepat pembangunan daerah.

Baca Juga :  Dinkes Madina Segera Usulkan Rehab Pustu Dan SDM Di Desa Batumundom

“Apa yang sudah baik harus terus kita pertahankan. Kerukunan antar suku dan agama adalah kunci kemajuan. Tanpa kedamaian, pembangunan akan sulit berjalan. Oleh karena itu, mari kita jaga terus harmoni ini demi Deli Serdang yang semakin maju,” tegasnya.

Guna memperluas nilai kebersamaan ini, Bupati berharap perayaan Imlek bersama ini dapat menjadi agenda rutin tahunan dengan rotasi lokasi penyelenggaraan. Jika tahun ini dilaksanakan di Tanjung Morawa, tahun depan diharapkan bisa digelar di Kecamatan Hamparan Perak atau wilayah lainnya, agar semakin banyak warga dari berbagai penjuru kabupaten dapat merasakan langsung keindahan keberagaman dan persatuan.

“Semoga perayaan ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan semata, tetapi menjadi simbol persatuan dan kebanggaan seluruh masyarakat Deli Serdang. Selamat tahun baru Imlek, semoga di tahun yang baru kita semua semakin maju, rukun, dan berdaya,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Jhon, S.T., mengaku sangat bangga dan terharu atas perhelatan besar ini. Ia menyebutkan bahwa momen ini menjadi sejarah baru bagi masyarakat Tionghoa di Tanjung Morawa dan sekitarnya, karena untuk pertama kalinya perayaan Imlek bersama digagas dan didukung penuh langsung oleh Pemerintah Kabupaten Deli Serdang.

Baca Juga :  Hari Anti Korupsi Sedunia 2024, Pj. Bupati Dedy Supriyadi Apresiasi Kejari Bekasi

“Belum pernah ada perayaan Imlek bersama yang diinisiasi langsung oleh Pemkab Deli Serdang. Ini menjadi momen bersejarah dan sangat berkesan bagi kami. Terima kasih atas perhatian dan dukungan luar biasa dari Bupati dan seluruh jajaran pemerintah daerah,” ungkap Jhon.

Rangkaian acara dihiasi dengan berbagai penampilan seni dan budaya yang memukau, menutup malam dengan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Kehadiran pimpinan daerah yang turut serta menabuh alat musik dan berbaur langsung dengan warga menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Deli Serdang dalam menjaga persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat yang majemuk. (Rill/***)

Dapatkan berita-berita terbaru dan menarik lainnya dengan mengikuti kami di Google News