DATAPOST.ID | SIPISPISPepatah mengatakan “Tuntutlah ilmu walau ke negeri China”, namun semangat lansia di Desa Marubun, Kecamatan  Sipispis ini membuktikan bahwa menuntut ilmu tidak mengenal batas usia. Meski rambut sudah memutih dan usia tak muda lagi, semangat mereka untuk memperbaiki bacaan Al Qur’an justru semakin membara. 

Kegiatan pembinaan Tahsin Al Qur’an yang digelar Selasa (5/5/2026) ini dipandu langsung oleh Penyuluh Agama Islam setempat, Dawi Afnida Damanik.

Suasana kelas terasa sangat hangat dan penuh kekeluargaan, meski sebagian besar peserta sudah berusia lanjut, semangat mereka untuk memperbaiki bacaan sholat dan mempelajari hukum tajwid dasar, hingga praktik membaca surah surah pendek tetap membara.

Baca Juga :  Polres Lhokseumawe Patroli SPBU Antisipasi Panic Buying BBM, Situasi Tetap Aman dan Lancar

Penyuluh Agama Islam, Dawi Afnida Damanik mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan keagamaan yang bertujuan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an secara baik dan benar sesuai kaidah.

Materi yang disampaikan bersifat dasar namun sangat penting, meliputi pengenalan makharijul huruf, cara membaca panjang dan pendek, serta hukum tajwid dasar, hingga praktik membaca surah-surah pendek.

“Pembelajaran dilakukan secara perlahan dan berulang-ulang agar mudah dipahami oleh para lansia. Metodenya sederhana dan komunikatif, supaya mereka merasa nyaman dan tidak terbebani,” ujar Dawi Afnida.

Ia pun menegaskan bahwa belajar Al-Qur’an adalah kewajiban seumur hidup.

“Belajar Al-Qur’an tidak mengenal batas usia. Semangat para Bunda-bunda ini menjadi motivasi tersendiri bagi kami untuk terus hadir di tengah masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga :  Jalin Sinergitas, DPD Demokrat Sumut Audiensi dengan Kajati Sumut

Respon Positif Masyarakat

Kehadiran penyuluh agama dan program ini disambut sangat baik oleh warga Desa Marubun. Dinilai mampu memberikan sentuhan spiritual, meningkatkan iman, serta mempererat tali silaturahmi antara aparatur Kementerian Agama dengan masyarakat.

Diharapkan melalui kegiatan rutin ini, kemampuan baca Al-Qur’an warga semakin meningkat, dan tercipta lingkungan masyarakat yang semakin religius, harmonis, dan berakhlak mulia sesuai visi Kementerian Agama.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto kenang-kenangan. Semoga ilmu yang didapat hari ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya bagi para peserta dan pengajar. (Red)

Sumber: Humas Kemenag Sumut

Ayo baca berita menarik lainnya dan follow kami di Google News

Baca Juga :  Perbaiki Drainase di Pasar Lama, Pemkab Madina Turunkan Alat Berat