Ringkasan Berita:

Kegiatan: Karya bhakti pembersihan dan penataan kawasan wisata.
Lokasi: Distrik Napua, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Pelaksana: Satgas Yonif 521/DY bekerja sama dengan masyarakat setempat.
Tujuan: Menjaga kelestarian lingkungan, mempercantik objek wisata, dan mempererat hubungan TNI-Rakyat.
Dampak: Meningkatkan kesadaran akan kebersihan serta memaksimalkan potensi wisata daerah.

===================================

DATAPOST.ID JAYAWIJAYA – Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mempererat hubungan kemanunggalan TNI dengan rakyat, Satgas Yonif 521/DY melaksanakan kegiatan karya bhakti bersama masyarakat di kawasan wisata Distrik Napua, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Minggu (5/4/2026).

Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan area wisata, penataan lingkungan, serta pengumpulan sampah yang tersebar di sekitar lokasi. Personel Satgas bahu-membahu bersama warga bekerja dengan semangat kebersamaan demi menciptakan kawasan wisata yang bersih, nyaman, dan tetap asri.

Baca Juga :  Monev ke KUA Batang Kuis: Planning Implementasi Ekoteologi Dalam Layanan Keagamaan

Komandan Satgas Yonif 521/DY, Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E., M.I.P., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial (Binter). Langkah ini bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan, khususnya di area wisata yang memiliki potensi ekonomi dan pariwisata besar.

“Karya bhakti ini bukan hanya tentang membersihkan lingkungan, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi antara TNI dan masyarakat. Kami ingin hadir dan memberikan manfaat nyata bagi warga,” ujar Letkol Rahadyan.

Antusiasme masyarakat pun terlihat sangat tinggi. Warga Distrik Napua menyambut baik inisiatif ini dan merasa terbantu dengan kehadiran personel Satgas yang aktif berkontribusi menjaga keindahan wilayah mereka.

“Kami sangat senang dan terbantu dengan kegiatan ini. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjalin,” ujar salah satu warga setempat.

Baca Juga :  Kejaksaan Negeri Asahan Belum Menerima Berkas Perkara Penjualan Ilegal Sisik Trenggiling yang Melibatkan AHS.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran lingkungan masyarakat semakin meningkat, serta potensi wisata di Distrik Napua dapat terus terjaga dan berkembang sebagai aset berharga daerah Papua Pegunungan. (Red)

Ayo baca berita menarik lainnya dan follow kami di Google News