Ketika Jenguk Korban, Ketua DPRD Sebut Apresiasi Polres Madina Gercep Tangkap Pelaku Penikaman
MANDAILING NATAL II DATAPOST.ID – Ketua DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) H. Erwin Efendi Lubis, SH mengapresisi Polres Madina karena telah gercep menangkap pelaku penikaman salah satu anggota DPRD Madina, H Binsar Nasution, A. Md yang saat itu baru selesai melaksanakan reses di dapilnya.
Hal itu dikatakan Ketua DPRD Madina, H Erwin Efendi Lubis, SH ketika menjenguk korban yang sedang dalam perawatan di RSU Panyabungan, Senin (05/10/2026) yang didampingi ketua Komisi 4 sekaligus ketua Fraksi Gerindra H Zainuddin Nasution.
Pantauan wartawan, Ketua DPRD terlihat berbincang langsung dengan korban H Binsar Nasution, A. Md yang merupakan anggota DPRD dari Partai Demokrat yang masih terbaring di ranjang perawatan dengan perban di bagian leher dan alat monitor jantung terpasang.
Kondisi korban terlihat sudah sadar dan mampu berkomunikasi, meski masih dalam pemantauan tim medis.
Ketua DPRD Madina H. Erwin Efendi Lubis menyampaikan rasa prihatin mendalam atas musibah yang menimpa anggotanya tersebut. Ia meminta pihak RSUD Panyabungan memberikan pelayanan terbaik hingga korban benar-benar pulih.
”Alhamdulillah, ketika saya jenguk tadi, beliau sudah sadar dan bisa diajak komunikasi. Kita doakan bersama agar segera pulih total dan bisa beraktivitas kembali melayani masyarakat,” ujar Erwin.
Terkait kasus penikaman tersebut, Erwin mengecam keras segala bentuk tindak kekerasan. Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran Polres Madina yang bergerak cepat mengamankan terduga pelaku.
”Saya mengapresiasi gerak cepat Polres Madina yang telah berhasil mengamankan terduga pelaku. Ini bukti bahwa Polri hadir untuk masyarakat. Saya minta proses hukum dikawal secara transparan, profesional, dan berkeadilan sesuai aturan yang berlaku,” tegas Ketua DPC Gerindra Madina tersebut.
Erwin juga mengimbau kepada keluarga korban, dan masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, dan tidak melakukan tindakan apapun yang dapat mengganggu proses hukum.
”Kita serahkan sepenuhnya pada mekanisme hukum. Jangan ada aksi balas dendam. Biarkan kepolisian bekerja. Kita jaga kondusifitas Madina tetap aman,” tutupnya.
Pihak manajemen RSUD Panyabungan menyebutkan korban mengalami luka tusuk di bagian leher dan punggung dan masih harus menjalani observasi selama beberapa hari ke depan. (Basid)

Tinggalkan Balasan