DATAPOST.ID TARUTUNG – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tarutung menggelar kegiatan buka puasa bersama yang melibatkan pegawai, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), dan keluarga warga binaan pada Rabu (11/03). Acara yang berlangsung mulai pukul 17.30 WIB ini digelar sebagai momentum mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan kebersamaan di bulan suci Ramadhan.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Tarutung, Evan Yudha Putra Sembiring, Kasubsi Pelayanan Tahanan Jonias B. Pakpahan, seluruh pegawai, serta keluarga warga binaan. Keamanan acara juga didukung oleh 4 personel Polisi Militer Subdenpom I/2-2 Tarutung guna memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan kondusif.

Dalam sambutannya, Karutan Evan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan sekaligus tindak lanjut arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto serta Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi.

Baca Juga :  Kegagalan Pemkab Madina Menerima DID Tahun 2023, Apa Penyebabnya ?

Arahan tersebut mendorong jajaran pemasyarakatan untuk menghadirkan pembinaan yang humanis dan memperkuat hubungan kekeluargaan.

“Momentum Ramadhan ini sangat baik untuk memperkuat kebersamaan dan silaturahmi antara petugas dan warga binaan. Kami berharap kegiatan ini memberikan semangat positif bagi WBP dalam menjalani masa pembinaan,” ujar Evan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiah keagamaan yang disampaikan oleh Ustadz Serda Zulhamsyah Harahap dari Kodim 0210/Tapanuli Utara. Beliau mengajak seluruh hadirin, khususnya warga binaan, untuk memanfaatkan Ramadan sebagai momen memperbaiki diri, meningkatkan iman, dan memohon ampunan Allah SWT.

“Ramadhan adalah bulan penuh ampunan dan rahmat. Bagi saudara-saudara warga binaan, jadikan bulan ini untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkap Ustadz Zulhamsyah.

Baca Juga :  Sidang Perdana Perkara Korupsi Eradikasi Rp50,4 Miliar, Jaksa Koneksitas Kejati Sumut Hadirkan 5 Pejabat PT PSU Sebagai Saksi

Secara terpisah, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Sumatera Utara, Yudi Suseno, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, bukber merupakan bentuk pembinaan positif yang memperkuat nilai kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan pemasyarakatan.

“Momentum Ramadan harus dimanfaatkan untuk memperkuat nilai keagamaan dan semangat perubahan diri bagi warga binaan agar kelak kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” ujar Yudi.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama menjelang waktu berbuka, dilanjutkan dengan santap buka puasa bersama dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan. (Red)

Ayo baca berita menarik lainnya dan follow kami di Google News