WBP Lapas Pancur Batu Raih Juara II MTQ Se-Sumut, Bukti Keberhasilan Pembinaan Keagamaan
DATAPOST.ID MEDAN – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pancur Batu kembali menorehkan prestasi membanggakan. Tim perwakilan lapas tersebut berhasil meraih gelar Juara II dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Lapas dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Se-Sumatera Utara.
Kompetisi yang digelar pada Kamis (12/12/2026) ini berlangsung di Lapas Kelas I Medan, menjadi ajang pembuktian kemampuan tilawah Al-Qur’an bagi para WBP dari berbagai wilayah di Sumatera Utara.

Sebelum melaju ke babak final, para peserta harus melewati serangkaian tahapan seleksi dan penilaian ketat dari dewan juri yang berkompeten.
Dalam babak final yang mempertemukan para talenta terbaik, perwakilan Lapas Kelas IIA Pancur Batu tampil gemilang dengan kemampuan tilawah yang memukau.
Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi lapas, tetapi juga menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan keagamaan yang dijalankan secara konsisten di Lapas Pancur Batu.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Lapas Kelas IIA Pancur Batu, Tribowo, turut menghadiri kegiatan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim. Santunan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Sumatera Utara, Yudi Suseno.
Kegiatan sosial ini menjadi wujud nyata kepedulian sekaligus upaya mempererat kebersamaan antara petugas pemasyarakatan, warga binaan, dan masyarakat luas.
Kalapas Pancur Batu Tribowo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi yang diraih oleh warga binaannya. “Prestasi ini adalah bukti bahwa program pembinaan yang kita jalankan memberikan dampak positif. Kami berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan lainnya untuk terus aktif mengikuti program pembinaan dan mengembangkan potensi diri ke arah yang lebih baik,” ujar Tribowo.
Melalui kegiatan pembinaan keagamaan dan sosial seperti ini, diharapkan para WBP tidak hanya mampu meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga dapat menumbuhkan nilai-nilai kepedulian, empati, serta memperkuat keimanan selama menjalani masa pembinaan. (Red)
Ayo baca berita menarik lainnya dan follow kami di Google News

Tinggalkan Balasan