PENGAJIAN NELAYAN LABURA: Ruang Kebersamaan Yang Perkuat Keimanan dan Ukhuwah Masyarakat Pesisir
DATAPOST.ID AEK KANOPAN – Di tengah kesibukan dan kerasnya perjuangan melaut, masyarakat pesisir di Dusun Bahagia, Desa Teluk Pulai Luar, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), kini memiliki wadah kebersamaan yang memberikan ketenangan batin.
Melalui Serikat Pengajian Nelayan Bahagia, yang digelar setiap malam Selasa, para nelayan berkumpul untuk berzikir, berdoa, dan memperkuat ikatan persaudaraan ukhuwah Islamiyah

Kegiatan ini merupakan inisiatif Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Labura, Ahmad Sopian, SH. Melihat minimnya wadah pembinaan keagamaan rutin di kawasan pesisir, ia menghadirkan pengajian yang sederhana namun berkelanjutan.
Untuk mengatasi kekhawatiran warga yang kurang percaya diri memimpin acara, ia membuat Buku Saku Pengajian yang berisi panduan susunan acara, bacaan zikir, dan doa-doa standar. Dengan buku panduan, pengajian dapat dipimpin secara bergantian oleh warga, menjadikannya mandiri dan berkelanjutan.
Kegiatan juga dilaksanakan dengan sistem bergilir di rumah warga, yang tidak hanya memudahkan pelaksanaan tetapi juga mempererat hubungan sosial. Rumah-rumah yang dulunya sunyi di malam hari kini menjadi tempat berkumpul dalam suasana kebersamaan yang hangat.
Selain zikir dan doa, pengajian juga diisi dengan tausiyah yang relevan dengan kehidupan nelayan, seperti pentingnya rasa syukur, mencari nafkah yang halal, dan menjaga keharmonisan keluarga.
Nama Serikat Pengajian Nelayan Bahagia tidak hanya diambil dari nama dusun, tetapi juga mengandung harapan bahwa kebahagiaan sejati datang dari kedekatan kepada Allah, ketenangan hati, dan kuatnya ikatan persaudaraan.
Kisah ini menunjukkan bagaimana peran penyuluh agama dapat membawa perubahan nyata dengan pendekatan sederhana, inovasi kecil, dan kehadiran yang konsisten di tengah masyarakat.
Sumber: Humas Kanwil Kemenag Sumut
Ayo baca berita menarik lainnya dan follow kami di Google News

Tinggalkan Balasan