Bersama Gapoktan dan Warga, Babinsa Garum Tanam Pohon Mahoni Wujud Dukung Penghijauan
DATAPOST.ID BLITAR — Bintara Pembinaan Desa (Babinsa) Koramil 0808/02 Garum, Serda Edy Sopyan, berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan di wilayah binaannya melalui kegiatan penghijauan, Minggu (16/11/2025).
Kegiatan dipusatkan di area sekitar anak Kali Abab, Lingkungan Sumber Menjing RT.3 RW.2 Kelurahan Garum Kecamatan Garum Kabupaten Blitar.
Aksi ini menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap mitigasi bencana dan pemeliharaan ekosistem air.
Kegiatan penghijauan dilakukan melalui sinergi antara Babinsa dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kelurahan Garum, dan para petani setempat.
Kebersamaan ini dinilai penting karena petani merupakan pihak yang memahami kondisi lahan secara langsung.
Dalam kegiatan itu, mereka menanam bibit pohon Mahoni yang dikenal memiliki akar kuat, efektif mencegah erosi dan longsor, serta mampu menyerap air dengan baik untuk menjaga keseimbangan lingkungan.
Babinsa Serda Edy Sopyan menegaskan, aksi ini bukan hanya sekadar penanaman bibit, tetapi penanaman komitmen bersama dalam menjaga lingkungan dan berguna bagi generasi mendatang.
Dia berharap pohon Mahoni yang ditanam dapat tumbuh subur dan memberikan manfaat jangka panjang, menjadikan kawasan Sumber Menjing lebih hijau, aman, dan memiliki sumber air yang berkelanjutan.
Pemilihan lokasi di sekitar anak Kali Abab dinilai strategis karena berfungsi sebagai area penahan tebing alami, terutama saat musim hujan. Selain mencegah longsor, keberadaan pohon juga diharapkan menjaga kualitas serta kuantitas air sungai.
Melalui kegiatan ini, masyarakat juga mendapatkan edukasi langsung mengenai pentingnya menjaga kawasan sempadan sungai sebagai area konservasi.
Kegiatan penghijauan ini mendapat respons positif dari Gapoktan dan para petani. Mereka merasa terbantu sekaligus terdorong untuk lebih aktif dalam menjaga lingkungan.
Tingginya partisipasi masyarakat mencerminkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga sumber daya alam demi keberlanjutan pertanian dan keselamatan lingkungan hidup.
Sinergi ini diharapkan menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengintegrasikan program pertahanan wilayah dengan ketahanan pangan berbasis lingkungan. (Dim0808/Red).
Ayo baca berita menarik lainnya dan follow kami di Google News

Tinggalkan Balasan