DATAPOST.ID NIAS SELATAN — Kasi Ketenagaan SMK CABDIS WIL. XIV, Setiawan Sadawa, membantah keras pernyataan Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Kecamatan Idanotae Kabupaten Nias Selatan, Kristian Lase.

Dimana, dalam pernyataannya, Kristian Lase menyebutkan bahwa dirinya telah di Audit BPK dan Inspektorat tentang pelaksanaan anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan tidak ada masalah.

Bantahan itu disampaikan Setiawan Sadawa saat di konfirmasi media ini melalui Via Telfon WhatsAppnya, Sabtu (09/08/2025)

Seperti diberitakan sebelumya, saat LSM dan wartawan menjumpai Kepala Sekolah SMK Negeri1 Idanotae pada 1 Agustus 2025 lalu, untuk melakukan konfirmasi dan Investigasi, Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Kecamatan Idanotae, Kristian Lase menyampaikan bahwa pelaksanaan Dana BOS Tahun Anggaran 2020 – 2024 sudah sesuai regulasi, bahkan ia mengatakan sudah di audit oleh BPK dan Inspektorat Provinsi, dan tidak ada temuan kepadanya selama ia menjabat 10 tahun.

Baca Juga :  Satpol PP Banten Dukung Gerakan Nasional Indonesia Asri Lewat Instruksi Gubernur

“Ya, banyak hal-hal yang saya hadapi termasuk setiap datang BPK dan Inspektorat untuk mengaudit, ada saja pengeluaran yang tidak bisa saya hindari, bahkan pernah saya minta untuk memasukan pengeluaran tersebut dalam SPJ namun tidak di perbolehkan”, ucap Kasek yang terlihat gelisah

Atas pernyataan Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Idanotae, Kristian Lase tersebut, Kasi Ketenagaan SMK CABDIS WIL. XIV, Setiawan Sadawa membantah keras.

Setiawan menyampaikan, selama kurang lebih tiga tahun ia berada di CABDIS WIL.XIV, maka SMK Negeri 1 Idanotae belum pernah jadi sasaran untuk di Audit oleh Inspektorat. Sementara pihaknya hanya sebatas pengawasan, dan pihaknya hanya melihat LPJ bukan SPJ, karena SPJ itu lengkap dengan permintaan, balasan, kwintasi, gambar barang yang di beli dan lain-lain.

Baca Juga :  Polres Madina Laksanakan Pengamanan Pelantikan Anggota DPRD Periode 2024-2029 di Gedung Serbaguna

“Ya, baru masuk kami ke SPJ ketika misalnya ada berita atau informasi seperti yang sudah Viral beberapa hari ini. Jadi, karena sudah ada berita, maka minggu depan kami akan turun untuk melakukan monitoring dan evaluasi. Kenapa selama ini kami diam?, karena belum ada berita atau laporan”, tandasnya.

Liputan: Makmur Gulo

Yuk baca berita datapost.id
Banyak konten menarik lainnya dan follow kami di Google News