Sangat Beda, Bupati Baharuddin Siagian dengan Walikota Medan Rico Waas Terhadap Wartawan di Asrama Haji Medan
DATAPOST.ID MEDAN — Ada hal berbeda saat kedatangan Bupati Batubara H. Baharuddin Siagian, M.Si jika dibandingkan dengan kehadiran Walikota Medan Rico Waas di Aula 1 Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan.
Kehadiran kedua Kepala Daerah ke Asrama Haji Medan tujuannya sama sama untuk menyambut kedatangan jemaah haji.
Kedatangan Bupati Baharuddin Siagian, Rabu (25/06/2025) mendapat simpati dari puluhan wartawan yang berada di Aula 1 Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan. Para pemburu berita langsung mengambil gambar Bupati Baharuddin Siagian yang sedang menyambut kedatangan jemaah haji tiba di tanah air.
Dari wajah Bupati Baharuddin Siagian terpancar bahagia karena semua jemaah haji asal Kabupaten Batubara berangkat berjumlah 268 jemaah dan kembali ke tanah air dengan jumlah yang sama.
Begitu juga keceriaan yang terpancar dari wajah para jemaah haji, diliputi rasa haru dan rindu keluarga yang sudah menanti kepulangan sejak siang hingga malam.
Bahkan Bupati Baharuddin Siagian mendapat doa sehat dan sukses memimpin Kabupaten Batubara dari jemaah haji asal Kabupaten Batubara. Bupati Baharuddin Siagian juga mendapat sambutan luar biasa dari seluruh jemaah haji yang merupakan masyarakatnya, bahkan diiringi dengan teriakan Batubara Bahagia.
Sebelumnya, saat kedatangan Bupati Batubara Baharuddin Siagian di Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan, beliau langsung menyapa dan menyalami puluhan wartawan yang siap meliput kepulangan jemaah haji Kloter 12 Debarkasi Medan.
Kedekatan dan kehangatan Bupati Baharuddin Siagian saat bersama wartawan seakan tidak berjarak, bahkan ajudan dan pengawalnya sangat proaktif dan memahami tugas jurnalis, sehingga tidak ada pengawalan dan pengamanan Bupati secara berlebihan, namun tetap dalam sikap siaga mengawal orang nomor satu di Kabupaten Batubara.
“Kita mengapresiasi tim pengawal dan ajudan Bupati Batubara yang sangat menghargai sekaligus menghormati tugas wartawan, sehingga mereka tidak melarang para jurnalis berada di ring 1 VVIP, bahkan tidak berjarak sekalipun, perlakuan ini sangat berbeda saat Walikota Medan Rico Waas tiba di aula ini, ajudan dan pengawalnya melarang insan pers melakukan liputan di area ring 1 VVIP, alasannya sudah standar SOP pengamanan pejabat, namun mereka lupa, ini di asrama haji bukan di Balaikota Medan, sehingga menimbulkan protes para jurnalis yang merasa tugasnya dibatasi aturan protokoler, faktanya berbeda dengan ajudan maupun pengawal Bupati Baharuddin Siagian, mereka sangat humanis dengan wartawan dengan tidak membuat aturan protokoler yang berlebihan”, ujar salah seorang wartawan media online yang meliput di Asrama Haji Medan, Kamis (26/06/2025)
Di sisi lain dijelaskan, Bupati Baharuddin Siagian serta Bupati/Walikota lainnya di Sumatera Utara, saat mereka datang ke Asrama Haji Medan guna menyambut kepulangan masyarakatnya pasca menunaikan rukun Islam kelima, aturan protokoler pengawalan dari ajudan tidak seketat pengawalan dari ajudan Walikota Medan, sehingga ada kesan Walikota Medan ingin berjarak dengan insan pers dan juga berjarak dengan masyarakat.
“Kami rasa tidak zamannya lagi Walikota maupun Bupati menerapkan aturan over protektif seperti yang dilakukan Walikota Medan Rico Waas, apalagi berada di area publik private seperti di Asrama Haji Medan, tidak perlulah berlebihan kali, toh di dalam sudah ada petugas Kepolisian yang siap siaga memonitor pergerakan pengunjung di Aula Madinatul Hujjaj dengan tanda memakai ID Card, apakah sebagai wartawan, tamu atau petugas haji lainnya, jadi tidak usah berlebihan kali”, cetus wartawan senior yang juga Ketua perkumpulan wartawan di Sumut dan pemilik media online. (Lubis)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News

Tinggalkan Balasan