MANDAILING NATAL II DATAPOST.ID – Ditengah lawatannya ke Kecamatan Lingga Bayu dalam rangka menunaikan haul atau nazar menyantuni 1.000 anak yatim atas keberhasilan memenangkan Pilkada 2024 lau. Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution menyempatkan diri bersama rombongan mengunjungi pondok pesantren Tahfiz Baitul Quran Simpang Gambir di, Jumat (30/05/2025).

Dalam kunjungan ini, Bupati Saipullah didampingi Pj. Sekda M. Sahnan Pasaribu, Asisten II Ahmad Meinul Lubis, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Ir. Elpi Yanti Harahap, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Irsal Pariadi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Azhar Paras Muda Hasibuan, Kasatpol PP Yuri Andri, dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Bahruddin Juliadi yang disambut oleh Camat Linga bayu, Edi Ikhsan.

Baca Juga :  Perbaiki Drainase di Pasar Lama, Pemkab Madina Turunkan Alat Berat

Dan dalam lawatan itu, orang nomor satu bumi gordang sambilan tersebut juga ditemani ketua partai politik yang mengusungnya dalam pilkada Madina yang lalu.

Dalam kesempatan itu, Bupati Saipullah menegaskan, Pemkab Madina selalu mendukung kehadiran lembaga pendidikan di daerah ini, baik itu yang pendekatannya ilmu agama maupun pengetahuan umum.

Sebab, untuk memaksimalkan sumber daya alam yang melimpah dibutuhkan sumber daya manusia yang mumpuni.

“Salah satunya bisa dicapai dengan pendidikan yang baik dan berkualitas,” kata mantan kakanwil beacukai Jawa barat tersebut.

Ket foto : Bupati Madina, H Saipullah Nasution didamping camat Lingga bayu, Edi Ikhsan ketika berkunjung ke Kecamatan Lingga bayu, Jum’at (30/05/2025). (Ist)

Bupati menerangkan, lawatan ke Kecamatan Linggabayu ini untuk bersilaturahmi dengan masyarakat serta mendengarkan aspirasi atau kebuthan pembangunan.

“Juga untuk membayar nazar pada Pilkada lalu, kami berjanji akan menyantuni 1.000 anak yatim dan sudah tersalurkan kepada 600 orang,” sebut dia.

Baca Juga :  Pasca Kegiatan Tambang, Bupati Madina : PT M3 Belum Pernah Serahkan Dana Jaminan Reklamasi

Beliau pun menambahkan, santunan kepada anak yatim tidak akan berhenti ketika nazar tersebut terbayar. Sebab, dia dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution telah sepakat menyumbangkan gaji pokok selama menjabat.

Menanggapi permintaan terkait pembangunan jalan, bupati menerangkan infrastruktur akses transportasi vital masyarakat merupakan prioritas pembangunan Saipullah-Atika. Sementara, permintaan Pimpinan Pondok Nasrul Hamdi akan ditindaklanjuti pemerintah daerah.

“Pemkab Madina sudah mengusulkan ke Kementerian Kesehatan untuk perbaikan sarpras Puskesmas dan Puskesmas Pembantu, termasuk perbaikan mobil ambulans,” lanjutnya.

Dan diakhir sambutannya, Bupati berpesan Kepada para santri agar memanfaatkan waktu untuk belajar dengan baik. Sembari menyerahkan tali asih kepada para anak yatim dan bantuan Quran dari Pemkab Madina untuk ponpes tersebut. (Basid)