DATAPOST.ID | MEDAN – Suasana haru dan kental nuansa religius menyelimuti halaman Asrama Haji Medan, Senin (27/4/2026). Sebanyak 342 jemaah haji asal Kabupaten Mandailing Natal tiba dalam iring-iringan 11 bus ALS yang membawa mereka dari Panyabungan menuju embarkasi Medan.

Di tengah deretan koper, pelukan perpisahan keluarga, dan lantunan doa keberangkatan, Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution hadir langsung mengantarkan para tamu Allah. Kehadirannya bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi simbol nyata kedekatan pemimpin dengan masyarakat dalam momentum spiritual paling penting dalam hidup mereka.

Wabup Madina Atika sambut kedatangan jemaah calon haji asal Mandailing Natal di Aula Jabal Nur, Asrama Haji Medan

Kedatangan rombongan yang tergabung dalam Kloter 6 Embarkasi Medan ini disambut langsung oleh Kakanwil Kemenhaj Sumut sekaligus Ketua PPIH Embarkasi Medan Zulkifli Sitorus, beserta jajaran petugas asrama. Turut mendampingi sejumlah pejabat Pemkab Madina dan tokoh masyarakat Chandra Lubis dari keluarga besar ALS, yang selama ini dikenal konsisten melayani kebutuhan transportasi warga Madina.

Baca Juga :  Kakanwil Kemenagsu Lantik Pejabat Fungsional & PPPK, Tekankan Kualitas dan Dedikasi ASN

Sepanjang proses turun dari bus, Wabup Atika tampak sigap dan turun tangan langsung membantu para jemaah, khususnya yang berusia lanjut. Ia menyapa, menenangkan, dan memastikan setiap lansia turun dengan aman serta tetap bersemangat menghadapi perjalanan panjang.

Atika memberikan apresiasi tinggi terhadap transformasi penyelenggaraan haji tahun ini. Menurutnya, birokrasi yang lebih ringkas dan pemangkasan agenda seremonial yang tidak perlu sangat tepat dilakukan demi kenyamanan dan fokus jemaah.

“Pelayanan sekarang jauh lebih baik. Jemaah tidak lagi dibebani proses panjang yang melelahkan, sehingga mereka bisa lebih tenang dan siap secara fisik maupun mental beribadah,” ujarnya.

Kepada seluruh calon haji, ia berpesan agar memantapkan hati dan meluruskan niat semata-mata karena Allah SWT. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga stamina, agar tidak memaksakan diri menjalankan ibadah sunnah yang berat sebelum memasuki rangkaian puncak haji.

Baca Juga :  Kisah Penyuluh Agama Islam di Barumun Tengah Menginspirasi, Melayani Umat dari Desa ke Desa

“Perkuat iman, serahkan seluruh perjalanan ini kepada Allah. Jangan habiskan tenaga di awal dengan ibadah tambahan yang berat, utamakan yang wajib dan yang ringan saja dulu. Yang terpenting sehat terus sampai menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah,” tegasnya.

Sementara itu, Chandra Lubis mengapresiasi kepedulian Pemkab Madina, terutama kehadiran langsung Wabup Atika yang mengantar hingga ke Medan.

“Ini bukan hal biasa. Kehadiran beliau menunjukkan betapa dekatnya pemimpin dengan rakyat, apalagi dalam urusan ibadah yang sakral seperti ini. Dukungan seperti ini sangat memperkuat hubungan emosional antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

Iring-iringan 11 bus ALS ini tidak hanya mengangkut ratusan jemaah, tetapi juga membawa doa, harapan, dan semangat kebersamaan dari tanah Mandailing Natal. Sebuah perjalanan spiritual yang dimulai dari kampung halaman, dilepas dengan penuh kehormatan, dan akan dilanjutkan menuju Tanah Suci.

Baca Juga :  Kloter 17 Terakhir Jamaah Haji Medan Tiba di Asrama, Dihimbau Istirahat dan Fokus Ibadah

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan layanan transportasi yang nyaman, diharapkan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, selamat berangkat dan selamat kembali ke tanah air. (Red)

Ayo baca berita menarik lainnya dan follow kami di Google News