DATAPOST.ID MEDAN — Gelombang kedua keberangkatan jemaah calon haji (calhaj) Embarkasi Medan ke tanah suci langsung mengenakan kain ihram. Hal itu ditegaskan Ketua PPIH Embarkasi Medan, H. Ahmad Qosby, S.Ag., MM.

Ahmad Qosby mengatakan, sejak berangkat dari Asrama Haji Medan (Ahmed), jemaah calon haji langsung memakai kain ihram.

Kebijakan ini mulai diterapkan, sambung Qosby, di gelombang kedua keberangkatan jemaah calon haji Kloter 13 menuju Baitullah.

“Setibanya di tanah suci, jemaah akan langsung menunaikan umrah wajib dengan mengambil miqat di Ya Lam Lam”, ucapnya saat melepas keberangkatan jemaah calon haji Kloter 13 di Aula 1 Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan, Sabtu (17/05/2025)

Jemaah calon haji Kloter 13 Embarkasi Medan ini diberangkatkan menuju Bandara Kualanamu Deli Serdang menggunakan Bus Damri, kemudian diterbangkan menuju Bandara King Abdul Aziz Jeddah menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA-3113.

Baca Juga :  Diduga Korupsi Proyek DED Rp640 Juta, Eks Kadisdik Binjai Dan 2 Rekanan Masuk Penjara

Ahmad Qosby mengungkapkan bahwa gelombang kedua ini dimulai dari keberangkatan jemaah calon haji Kloter 13 dan disusul Kloter 14 hingga dengan pemberangkatan Kloter 24. “Pemberangkatan gelombang 2 jemaah calon haji Indonesia akan berlangsung hingga 31 Mei 2025″, ujarnya

Dalam sambutannya itu, Ahmad Qosby juga mengingatkan jemaah calon haji agar fokus melaksanakan ibadah haji selama di tanah suci, selalu menjaga kondisi kesehatan dan melaksanakan ibadah haji semata-mata mengharapkan ridho Allah SWT.

“Selamat jalan para Tamu Allah, semoga selalu diberi kesehatan, kemudahan dan selalu dalam lindungan Allah SWT agar dapat menjalankan rangkaian ibadah haji dengan sempurna serta kembali ke tanah air memperoleh haji mabrur”, tuturnya.

Baca Juga :  Ditemukan Mayat Wanita di Kolong Lift Bandara KNIA, Ini Penjelasan Kombes Irsan Sinuhaji dan Head PT APA

Jemaah calon haji tergabung dalam Kloter 13 ini berjumlah 357 orang, berasal dari Kabupaten Dairi 21 orang, Kabupaten Labuhabatu 2 orang, Kota Gunungsitoli 16 orang, Kota Medan 228 orang, Kota Padangsidimpuan 82 orang, dan Kabupaten Nias Selatan 1 orang, ditambah Petugas Haji Daerah (PHD) Labusel 1 orang, PHD Kota Medan 1 orang, PHD Kota Padangsidimpuan 1 orang, Tim Pendamping Haji Indonesia (TPHI) 1 orang, Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) 1 orang dan Tim Kesehatan 2 orang.

Dalam Kloter 13 ini terdapat jemaah termuda atas nama Muhammad Aidil (19 Tahun) nomor manifest 244 asal Padangsidimpuan, sedangkan jemaah tertua atas nama Lamsiah Ogah Jabat (85 Tahun) nomor manifest 295 asal Kabupaten Dairi.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Madina Ungkap Kasus Narkoba Antar Provinsi : 3 Kurir dan 100 Ball Ganja Diamankan

Dalam Kloter 13 ini juga terdapat 2 pengisian seat (bangku), yakni nomor seat 312 atas nama Siti Jaleha yang merupakan jemaah tertunda dari Kloter 03 dengan nomor manifest 279 asal Kabupaten Labuhanbatu, dan nomor seat 313 atas nama Nerlan Janagori Ritonga yang merupakan jemaah tertunda dari Kloter 03 dengan nomor manifest 280 asal Kabupaten Labuhanbatu.

Berdasarkan data yang diterima, dalam Kloter 13 ini terdapat juga 3 Open Seat (tunda) dengan nomor manifest 218, 314 dan 315.

Hingga pada keberangkatan Kloter 13, jemaah calon haji Embarkasi Medan (Sumut) yang sudah diberangkatkan ke tanah suci berjumlah 4.661 orang (55,34 %) dan yang belum diberangkatkan berjumlah 3.761 orang (44.66 %). (Lubis)