DATAPOST.ID, Gunungsitoli – Akses utama dari pusat Kota Gunungsitoli menuju kawasan Miga yang merupakan ruas Jalan Provinsi penghubung Gunungsitoli – Lolowua – Nias Barat dan Nias Selatan, kondisinya memprihatinkan.

Jalan infrastruktur vital milik Provinsi Sumatera Utara yang menjadi jalur transportasi utama di Kepulauan Nias itu kini rusak parah dan berlubang di mana-mana.

Jalur tersebut merupakan penghubung penting dari kawasan perkotaan Gunungsitoli ke arah pinggiran kota. Kerusakannya sangat mengganggu aktivitas pengendara roda dua maupun roda empat.

Aktivis pemuda Kota Gunungsitoli yang bermukim di KM 5 Miga, tepat di lokasi jalan yang rusak. Dalam pantauan kesehariannya, ia menyaksikan banyak pengendara terancam keselamatannya.

Baca Juga :  Meriahkan World Press Freedom Day 2026, Insan Pers Jalan Santai Lawan Hoaks

“Saya memperhatikan objek aspalnya benar-benar miris, cukup lama sudah rusak bahkan semakin bertambah hingga berlubang. Setiap pengendara yang melintasi jalan raya tersebut sangat mengkhawatirkan terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ujar Avril kepada wartawan.

Sebagai bentuk pencegahan dini, Avril bersama warga melakukan penanganan sementara dengan mengecat pinggir jalan yang berlubang dan menuliskan peringatan *”HATI-HATI..!!!”* serta menimbun lubang dengan kerikil dan pasir.

“Saya sudah mengecat pinggir yang berlubang dan menimbun pasir dan kerikil untuk penanganan sementara sebelum Pemerintah bertindak,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, akibat jalan berlubang tersebut sudah ada korban material. Salah satu pengendara roda dua yang melintasi lubang mengalami patah pada sambungan antara mesin dan kerangka motor, beruntung tidak ada korban jiwa.

Baca Juga :  Masyarakat Apresiasi Gebrakan Kejagung Pulihkan Kerugian Negara

Atas kondisi itu, Avril mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) PUPR Sumut untuk segera turun memantau dan melakukan perbaikan.

“Saya mengajak kita sebagai pemerhati bekerjasama meminta keseriusan dan perhatian pemerintah pusat segera memperbaikinya. Sebab, infrastruktur jalan tersebut melintasi penghubung 1 Kota dan 3 Kabupaten. Kita antisipasi kepada masyarakat sebagai pengguna jalan agar selalu berhati-hati,” tegasnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan yang melintas di ruas Miga – Lolowua agar meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari, guna menghindari kecelakaan hingga ada perbaikan permanen dari pemerintah.