MANDAILING NATAL II DATAPOST.ID – Terkait persoalan parkir yang ada dikabupaten Mandailing Natal (Madina). Indonesia Youth Epicentrum (IYE) Madina melakukan audensi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan Bapenda, Rabu (12/02/2025).

Dan saat melakukan audensi IYE Madina langsung bertemu dengan Kepala Dishub, Adi W Hasibuan dan Kepala Bapenda Madina, Yasir.

Disela audensi, Ketua IYE Madina, Farhan Donganta menyampaikan beberapa solusi terkait permasalahan parkir, tentang pengadaan karcis, dan informasi yang lebih terbuka terhadap masyarakat.

Serta melakukan tender terbuka dalam memilih siapa yang memiliki kompetensi untuk menjadi pengelola parkir di Kabupaten Madina.

“Dalam hal ini kami juga menyampaikan saran kepada Kadishub dan Kepala Bapenda Madina untuk melaksanakan revisi terhadap dasar hukum yang digunakan dalam pengelolaan parkir, dengan saran agar tidak lagi ada kata ormas, yayasan, dan perorangan dalam persyaratan menjadi pengelola parkir,”ungkap Farhan.

Baca Juga :  Kecewa Pembangunan SPAM-JP Amburadul, Komandan Madina Demo Dinas PUPR

Akan tetapi imbuhnya, yang menjadi pengelola parkir adalah perusahaan swasta yang jelas memiliki kompetensi dan kapasitas dalam pengelolaan parkir.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perhubungan Madina, Adi W. Hasibuan juga menyampaikan bahwa pada dasarnya keinginan kita adalah keinginan yang sama demi membangun Kabupaten Madina melalui komponen retribusi parkir.

“Apa yang telah dijelaskan oleh adik-adik sekalian kami terima sebagai saran, solusi dan semoga itu akan tercapai demi pembangunan Madina, dan pemenuhan target PAD yang ditetapkan dalam komponen retribusi parkir di Madina”sebut Kadishub.

Sementara itu Kepala Bapenda Madina, Yasir  menyampaikan bahwa memang benar dari tahun 2023 ke tahun 2024 pendapatan daerah dari retribusi parkir mengalami penurunan. Akan tetapi penurunan tersebut akan dijadikan sebagai bahan evaluasi.

Baca Juga :  LPJU Banyak Mati, Kadishub Madina : Sudah Mulai Ditangani

”memang benar, kurun waktu tahun 2023 sampai dengan 2024 PAD restribusi parkir kita turun. Ini akan kita jadikan evaluasi,”ungkap Yasir.

Amatan wartawan, dalam pertemuan tersebut, IYE Madina mengusulkan agar pihak pengelola yang tidak memenuhi target dapat diputus kontrak. Dan Kadishub Madina menerima usulan tersebut sebagai suatu saran dan solusi yang membangun.

Selanjutnya IYE Madina rencananya juga akan melakukan audiensi dengan komisi terkait di DPRD Madina mengenai permasalahan pengelolaan parkir ini. (*)