DATAPOST.ID MEDAN — Bidang Bimbingan Masyarakat Kristen Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara menggelar Seminar Peningkatan Kompetensi Guru dan Pengawas Pendidikan Agama Kristen se-Sumatera Utara, Rabu (09/07/2025) di Hotel JW Marriot Medan.

Seminar tersebut diikuti 700 guru dan pengawas PAK dari 33 Kabupaten/Kota se Sumatera Utara.

Seminar dibuka oleh Direktur Jenderal Bimas Kristen Kemenag RI yang diwakili Direktur Pendidikan Agama Kristen Dr. Suwarsono, S.PAK., MM.

Hadir juga Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara diwakili Plt. Kepala Bagian Tata Usaha Dr. H. Muksin Batubara, M.Pd, dan Kepala Bidang Bimas Kristen Kanwil Kemenag Sumut Dr. Arnot Napitupulu, M.Pd.K.

Dalam sambutannya, Suwarsono, menyampaikan apresiasi sekaligus rasa haru atas atensi dan upaya yang dilakukan oleh Bimas Kristen Kanwil Kemenag Sumut dan pihak yang mendukung sehingga terselenggaranya Seminar Pendidikan Agama Kristen tersebut.

Suwarsono berharap dengan adanya Seminar ini dapat meningkatkan kualitas dan kapabilitas guru serta pengawas Agama Kristen di Sumatera Utara.

Baca Juga :  355 Jemaah Haji Kloter 16 Debarkasi Medan Tiba Subuh di Tanah Air

“Tantangan pendidikan semakin terjal ke depan. Untuk itu, tujuan pendidikan tidak akan tercapai secara optimal dan berkelanjutan jika ekosistem pendidikan tidak kita kuasai sepenuhnya. Sebgaimana kita ketahui bersama, bahwa guru dan pengawas memegang peranan yang penting dan strategis serta fubnamental dalam perjalanan pendidikan agama dan keagamaan kristen di Indonesia”, ucapnya.

Ia juga mengatakan tugas guru agama Kristen tidak mudah. selain memberikan keilmuan, pembimbing dan pembentuk karakter peserta didik, guru juga harus membentuk generasi bangsa emas.

“Guru tidak hanya dituntut untuk memberikan pemahaman akademis saja, tetapi harus bisa membentuk karakter siswa yang unggul, beriman, bermoral, dan memiliki kasih pada sesama, serta menjaga pelestarian lingkungan untuk keseimbangan kehidupan”, imbuhnya.

Suwarsono juga menyampaikan pesan kepada para pengawas untuk bertanggung jawab memastikan proses pembelajaran berjalan dengan efektif, terarah, dan sesuai dengan regulasi yang ada.

Baca Juga :  Jelang HUT Ke-95, Warga Washliyah Kunjungi Masjid Raya, Pusara Ulama, Zikir dan Doa

“Kami berharap kepada pengawas agar konsisten dalam menjalankan tugas. Bertanggung jawab memastikan pembelajaran sampai kepada peserta didik sesuai dengan yang telah disepakati dan regulasi yang ada”, ujarnya berharap.

Sementara itu Plt. Kabag Tata Usaha Muksin Batubara memastikan Kanwil Kemenag Sumut melalui Bidang Bimas Kristen terus konsisten menjalankan tugasnya untuk peningkatan kompetensi guru dan pengawas di Sumatera Utara.

Dalam sambutannya, ia juga berpesan kepada Ditjen Bimas Kristen Kemenag RI untuk menyelaraskan dan meningkatkan kesejahteraan para guru dan pengawas yang ada di daerah.

“Ada keluh kesah yang terus kami dengar dari Bapak Ibu guru lintas agama termasuk guru agama Kristen. Kami berharap melalui kebijakan pusat serta kerjasama antarlini di pusat untuk menggagas sebuah kebijakan yang mengedepankan kesejahteraan guru guru agama, termasuk guru agama Kristen yang bertugas di pemerintah daerah. Dengan begitu, guru Agama semakin terangkat derajatnya dan Sejahtera pula kehidupannya. Dengan begitu, akan semangat pula dalam menyampaikan pembelajaran kepada peserta didik”, ucap Plt. Kabag.

Baca Juga :  Bersama Gapoktan dan Warga, Babinsa Garum Tanam Pohon Mahoni Wujud Dukung Penghijauan

Muksin Batubara juga mengapresiasi atas terlaksananya Seminar tersebut. Dia mengatakan bahwa Seminar tersebut bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

Kabid Bimas Kristen Arnot Napitupulu saat memberi sambutan mengatakan pelaksanaan Seminar Peningkatan Kompetensi merupakan terobosan baru Bimas Kristen Kanwil Kemenag Sumut karena dilaksanakan secara swadaya.

Ia mengucapkan terima kasih atas dukungan dari beberapa pihak yang berdedikasi untuk peningkatan kualitas pendidikan agama Kristen di Sumatera Utara.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para guru dan pengawas. Ini gelaran besar yang kami buat. Selain forum komunikasi antarguru dan pengawas se Sumatera Utara, ini juga bagian penting agar kita saling mengingatkan, saling berbagi ilmu, untuk pendidikan agama Kristen di Sumatera Utara”, pungkasnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News.