Ringkasan Berita:

• Raja Annisa, siswi MAN Tanjungbalai dari keluarga sederhana, berhasil lolos menjadi anggota Paskibraka Provinsi Sumut 2026.

• Melalui perjuangan berat dan ketekunan sejak seleksi tingkat kota pada April 2026, Annisa membuktikan latar belakang ekonomi bukan penghalang meraih prestasi.

• Prestasi bukan milik mereka yang kaya atau berpangkat, melainkan milik siapa yang berjuang, bersabar, dan berdoa.

• Kini ia tengah menjalani pemantapan formasi dan siap mengibarkan bendera dalam upacara HUT RI ke-81 tingkat provinsi.

• Kisah Raja Annisa menjadi bukti bahwa madrasah melahirkan putra-putri berprestasi yang mampu bersaing di tingkat provinsi sekalipun berasal dari keluarga sederhana.



DATAPOST.ID | TANJUNGBALAI — Sebuah kisah inspiratif lahir dari kesederhanaan dan kegigihan yang tak kenal lelah. Raja Annisa, siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tanjungbalai, secara resmi dinyatakan lulus dan terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026, pengumuman disampaikan Minggu (16/8).

Baca Juga :  Kepala KUA Bilah Hulu Raih Nominasi KUA Terinformatif pada HAB ke-80 Tahun

Annisa bukan berasal dari keluarga pejabat maupun berada dalam kemewahan. Ia tumbuh dalam lingkungan sederhana, justru itulah yang membentuknya menjadi pribadi yang rendah hati, santun, dan memiliki semangat juang yang luar biasa tinggi.

Sejak awal mengikuti seleksi tingkat Kota Tanjungbalai pada April 2026, Annisa harus berjuang melewati rangkaian ujian berat: ketahanan fisik di bawah terik matahari, ujian mental, wawasan kebangsaan, hingga ketepatan baris-berbaris yang presisi.

Menghadapi ratusan pesaing dari berbagai daerah se-Sumatera Utara, Annisa tak pernah gentar. Disiplin latihan dan doa tulus orang tuanya menjadi kekuatan yang mengantarkannya menembus seleksi tingkat provinsi.

“Alhamdulillah, kelulusan ini adalah berkah luar biasa dari Allah SWT. Saya ingin membuktikan kepada kedua orang tua saya bahwa keterbatasan materi tidak boleh mengubur mimpi kita untuk mengabdi pada bangsa. Kesantunan, doa ibu, dan ketekunan latihan adalah senjata utama saya,” ujar Raja Annisa dengan penuh kerendahan hati saat menjalani masa karantina.

Keberhasilan ini menjadi kado istimewa bagi MAN Tanjungbalai menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81. Kepala MAN Tanjungbalai, Khoirul Amri Hasibuan, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa bangga sekaligus haru.

Baca Juga :  Peduli Jemaah Haji, Dua Bupati Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 13 di Medan

“Pencapaian Raja Annisa adalah bukti nyata bahwa madrasah terbuka bagi siapa saja yang berjuang. Annisa menjadi teladan: sopan, rendah hati, dan tekun mampu mendobrak segala keterbatasan ekonomi hingga berdiri sejajar di tingkat provinsi. Semoga kisahnya membakar semangat seluruh adik kelas,” ungkapnya.

Kini Raja Annisa tengah memantapkan formasi akhir bersama jajaran Paskibraka Provinsi Sumut di bawah bimbingan tim pelatih gabungan TNI, Polri, dan Kesbangpol. Ia siap mengemban tugas mulia mengibarkan Sang Saka Merah Putih dan membawa nama harum Kota Tanjungbalai di panggung provinsi. (Red)

Dapatkan berita-berita terbaru dan menarik lainnya dengan mengikuti kami di Google News