Prestasi Membanggakan! Alumni Islamic Centre Sumut Raih Beasiswa Bergengsi Kemenag
Ringkasan Berita:
• Aisyah Husna Az-Zahra Hulu, alumni MAS Tahfizhul Qur’an Yayasan Islamic Centre Sumut dan putri Ketua APRI Sumut, resmi meraih Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026.
• Beasiswa diperuntukkan studi S2 Psikologi Pendidikan di UPI Bandung.
• Selama bersekolah di Islamic Centre Sumut, Aisyah dikenal sebagai hafiz Qur’an 20 juz dan juara umum berturut-turut.
• Prestasi ini mendapat apresiasi dari Kanwil Kemenag Sumut dan diharapkan menjadi inspirasi bagi pelajar serta orang tua untuk terus mendukung pendidikan tinggi bagi anak bangsa.
DATAPOST.ID | MEDAN – Kabar membanggakan datang dari kalangan alumni madrasah di Sumatera Utara. Aisyah Husna Az-Zahra Hulu, lulusan Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Tahfizhul Qur’an Yayasan Islamic Centre Sumatera Utara, resmi meraih Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama RI Tahun 2026.
Beasiswa yang diraih Aisyah akan dipergunakan untuk melanjutkan pendidikan jenjang Magister (S2) pada Program Studi Psikologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
Pencapaian ini bukanlah keberhasilan sesaat, melainkan puncak dari perjuangan panjang yang dibangun sejak masa pendidikan menengah. Aisyah merupakan alumni MAS Tahfizhul Qur’an Yayasan Islamic Centre Sumatera Utara angkatan tahun 2022.
Selama menempuh pendidikan di Islamic Centre Sumut, Aisyah telah menorehkan deretan prestasi gemilang, mulai dari meraih Juara I secara berturut-turut sejak kelas X hingga kelas XII, sekaligus menyandang gelar Hafiz dengan hafal Al-Qur’an minimal 20 juz.
Putri dari Ketua Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Provinsi Sumatera Utara, Yakhman Hulu ini menempuh pendidikan selama enam tahun di lingkungan Pondok Pesantren Yayasan Islamic Centre Sumatera Utara, mulai dari jenjang MTs hingga lulus MA.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas amanah yang Allah SWT berikan melalui Beasiswa Indonesia Bangkit Tahun 2026. Awalnya saya tidak menyangka dapat sampai pada titik ini. Bagi saya, beasiswa ini bukan hanya kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang magister, tetapi juga pengingat bahwa setiap doa, ikhtiar, dan proses yang dijalani dengan sungguh-sungguh akan menemukan jalannya pada waktu terbaik yang telah Allah tetapkan,” ujar Aisyah saat ditemui, Rabu (5/8/2026).
Ia mengakui bahwa lingkungan pesantren telah membentuk fondasi karakternya. “Selama enam tahun di pesantren, disiplin dan semangat belajar yang saya dapatkan menjadi bekal utama menghadapi tantangan seleksi. Terima kasih tak terhingga saya sampaikan kepada orang tua yang tak lelah mendoakan, para guru, serta seluruh keluarga besar Yayasan Islamic Centre Sumut yang telah membimbing dengan penuh keikhlasan,” tambahnya.
Bagi calon penerima beasiswa lainnya, Aisyah berpesan: “Jangan takut memulai. Teruslah belajar, tingkatkan kapasitas diri, dan jangan menyerah jika menghadapi kegagalan. Setiap proses yang dijalani dengan sungguh-sungguh akan menjadi bekal berharga.”
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Utara yang diwakili Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS), Dahyar Husein, menyampaikan apresiasi mendalam. “Prestasi ini bukti nyata ketekunan dan mutu pendidikan di madrasah kita. Program Beasiswa Indonesia Bangkit adalah bukti nyata negara hadir mencetak SDM unggul, berintegritas, dan berlandaskan nilai agama. Semoga menjadi inspirasi bagi seluruh santri dan pelajar di Sumut,” ungkapnya.
Di sisi lain, Ketua APRI Sumut sekaligus orang tua Aisyah, Yakhman Hulu, menyambut gembira capaian putrinya. “Ini membuktikan investasi pendidikan adalah warisan terbaik. Program BIB membuka pintu kesempatan seluas-luasnya tanpa batas ekonomi. Saya mengajak seluruh orang tua, jangan ragu mendorong anak melanjutkan studi setinggi mungkin, dan manfaatkan peluang beasiswa yang disediakan pemerintah,” pesannya.
Capaian Aisyah Husna Az-Zahra Hulu menjadi bukti sinergi antara pembinaan karakter keagamaan, disiplin pesantren, dan dukungan kebijakan pendidikan pemerintah mampu melahirkan generasi yang berdaya saing tinggi di tingkat nasional. (***)
Dapatkan berita-berita terbaru dan menarik lainnya dengan mengikuti kami di Google News

Tinggalkan Balasan